Round-Up

Narkoba Lagi di Kampung Ambon yang Tak Lagi Jadi Rahasia

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 08:10 WIB
Konferensi pers terkait penggerebekan Kampung Ambon (Karin/detikcom)
Konferensi pers terkait penggerebekan Kampung Ambon. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, kembali digerebek polisi. Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa sabu hingga pistol.

Ini bukan pertama kalinya Kampung Ambon digerebek polisi. Para bandar hingga pengedar di Kampung Ambon seakan tidak jera menyediakan lapak narkoba bagi para pengguna.

"Kita ketahui ini bukan hal yang jadi rahasia di Jakarta bahwa kampung ini tempat beredarnya peredaran narkoba dan pengguna narkoba. Makanya Kapolda Metro Jaya dengan tegas menyampaikan memerintahkan dirnarkoba dan kapolres untuk tidak mau tahu, segera bersihkan!," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polres Jakbar, Senin (10/5/2021).

Kampung Ambon digerebek polisi pada akhir pekan kemarin. Dalam penggerebekan itu, 49 orang ditangkap dan 7 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

"Tujuh tersangka kami amankan di dalam hasil penggerebekan operasi terpadu dari 49 kami amankan awalnya, 47 laki-laki dan dua orang perempuan," ujar Yusri.

Dari tujuh orang yang langsung ditetapkan sebagai tersangka, lima di antaranya pengedar. Kemudian, dua sisanya merupakan bandar yang juga suami-istri berinisial FPR (27) dan GNS (25). Lima pengedar adalah SK alias Emo (45), IK alias Isak (42), HER (51), RGP alias Eki (49), dan GPL (18).

"Kemudian pengedar 5 dari kedua orang ini ada dua punya anak buah sendiri kemudian ada HER dan GPO ini masuk dalam kelompok berbeda tapi dalam satu Kampung Ambon," ucap Yusri.

Dikendalikan 3 Bandar

Polisi mengungkap Kampung Narkoba ini dikendalikan oleh tiga bandar. Saat ini polisi masih mengejar tiga orang bandar itu, salah satunya Zemba.

"Satu DPO bandar besarnya. Di sana ada tiga bandar. Satu DPO nama Zemba. Saya minta Zemba segera menyerahkan diri!," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Senin (10/5/2021).

Yusri menegaskan polisi terus mengejar Zemba hingga ke mana pun. Dia menegaskan sebaiknya Zemba segera menyerahkan diri kepada kepolisian.

"Saya katakan, sampai lobang tikus, dikejar! Sebaiknya serahkan diri," tegas Yusri.

Polisi sebelumnya menggeledah rumah Zemba pada Sabtu (8/5). Dari rumah Zemba, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata api.

"Pada saat penggeledahan di rumah kami dapatkan 5 senjata api, 2 senjata rakitan 3 air softgun. Yang bersangkutan nggak di tempat. Ini 5 senpi kami temukan. Kalau tidak serahkan, dikejar dan tindakan tegas terukur akan kami lakukan kepada dia," ucap Yusri.

Simak video 'Penampakan Sajam-Pistol Rakitan dalam Penggerebekan Kampung Ambon':

[Gambas:Video 20detik]





Kampung Ambon akan dijadikan Kampung Tangguh, simak halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2