Round-Up

John Kei Berharap Karma untuk Jaksa Usai Dituntut 18 Tahun Penjara

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 06:43 WIB
Polisi merilis penangkapan John Kei dkk
Foto: John Kei (Agung Pambudi/detikcom)

Kembali ke tuntutan 18 tahun penjara, John Kei tak tinggal dia. John Kei merasa difitnah dan dia berharap karam berlaku bagi jaksa yang menuntut.

"Saya persilakan kepada Tuhan dan pengacara saya untuk membuat pledoi. Dan saya cuma berdoa kepada Tuhan supaya karmanya berlaku untuk jaksa penuntut umum," kata John Kei dalam tayangan video yang disiarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

John Kei menegaskan dirinya tidak pernah menyuruh membunuh. Bahkan menurut John Kei ia hanya menyuruh menagih utang dengan menyerahkan surat kuasa.

"Saya tidak pernah menyuruh, membunuh, memukul," ujarnya.

"Saya menyuruh menagih, pada saat itu saya menyerahkan surat kuasa. Saya difitnah," ungkapnya.

Hakim menyarankan John Kei untuk menyampaikan pendapatnya dalam pleidoi yang akan digelar pada Senin mendatang. Sementara itu penasihat hukum John Kei, Anton Sudanto berharap hakim menghukum ringan kliennya.

"Tadi John Kei sangat sedih dan sangat zalim jaksa atas tuntutan ke anak buahnya dan beliau masih percaya pada tuhan, beliau masih yakin bahwa akan bebas. Kami minta mata hakim akan melihat itu," ujar Anton.

Lebih lanjut, Anton mengatakan tuntutan jaksa penuntut umum terlampau tinggi. Ia akan mengajukan pleidoi untuk membela para terdakwa, sebab menurutnya John Kei hanya memberi kuasa kepada pengacaranya untuk menagih utang.

"Yang paling penting sudah jelas ada kezaliman di sini. Kami sangat prihatin apalagi seorang John Kei seorang yang meminta kepada seorang lawyer untuk menagih karena kan sudah 18 tahun, jaksa hampir semua tidak pernah mengambil fakta persidangan. Jadi hanya sebagai ingin benar-benar menghukum seberat-beratnya 7 terdakwa ini," ujar Anton.

Halaman

(rfs/rfs)