Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Apresiasi Kerja 100 Hari Kapolri

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 17:30 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meluncurkan aplikasi Propam Presisi. Aplikasi ini tindak lanjut dari aplikasi Dumas Presisi yang melayani pengaduan masyarakat terkait kinerja anggota polisi.
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Rengga Sencaya/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menilai semangat perubahan dalam institusi Polri yang ditawarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam 100 hari pertama kerjanya layak diapresiasi. Semangat perubahan yang dimaksud Dasco adalah kehumanisan dan keadilan.

"Sebagai pimpinan DPR RI tentu saya mengapresiasi semangat perubahan dan terobosan yang ditawarkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mewujudkan institusi Polri di era 4.0 yang yang lebih humanis dan berkeadilan sesuai dengan program dalam konsep Presisi," kata Dasco dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/5/2021).

Dasco juga mengapresiasi dibentuknya Virtual Police. Menurut Dasco, Virtual police menjadi solusi penegakkan hukum yang proporsional.

"Dalam 100 hari kerja Kapolri ini, saya mengapresiasi, pertama, program Virtual Police (VP), di mana Kapolri berhasil mewujudkan janjinya yang akan membuat penegakan hukum UU ITE lebih proporsional, melalui Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Virtual Police sudah memberikan peringatan atau teguran kepada 419 akun medsos yang dinilai melakukan pelanggaran UU ITE," tutur Dasco.

Dia juga mengungkit hasil survei, di mana kepuasan masyarakat terhadap pelayanan polisi meningkat. Menurut Dasco, hal itu jadi salah satu indikator keberhasilan Sigit di 100 hari kerjanya.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa).Foto: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa).

"Dalam rilis lembaga survei yang menunjukan adanya peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan polri, yaitu 84,2% adalah salah satu indikasi suksesnya Kapolri dalam melakukan reformasi birokrasi di internal kepolisian dengan melakukan penegakan hukum yang lebih humanis," ungkap Dasco.

Politikus Partai Gerindra ini menyebut Polri juga berperan aktif dalam penanggulangan pandemi COVID-19. Peran aktif Polri, menurutnya, nampak pada penerapan PPKM mikro, pemulihan ekonomi nasional (PEN), dan pengendalian COVID-19 saat masa liburan.

"Terakhir, pada masa pandemi COVID-19 ini saya fikir, institusi Polri adalah salah satu institusi yang menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program pemerintah dalam menekan laju penularan virus di Indonesia, baik itu program PPKM Berskala Mikro, Program Pemulihan Ekonomi Nasional dan juga secara khusus, program pengendalian COVID-19 di masyarakat pada masa libur hari raya dan libur nasional lainnya," ujar Dasco.

Dia berharap Sigit dapat membawa Polri menuju polisi yang demokratis. "Kami di DPR RI berkomitmen akan menjadi mitra strategis bagi Polri dan dengan kapasitas serta kemampuan yang dimiliki oleh Kapolri beserta jajarannya. Saya optimis visi Presisi yang ditawarkan oleh Kapolri itu dapat terwujud dan menjadikan institusi kepolisian yang demokratis (democratic policing)," pungkas Dasco.

(aud/fjp)