Mulai 8 Syawal, Bupati Kebumen Izinkan Pentas Seni Digelar Kembali

Rinto Heksantoro - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 14:29 WIB
Mulai 8 Syawal, Bupati Kebumen Izinkan Pentas Seni Digelar Kembali
Foto: Dok. Pemkab Kebumen
Kebumen -

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menerima audensi dari Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kebumen di Ruang Transit Dumah Dinas Bupati Kebumen, Jumat (7/5). Pertemuan itu membicarakan banyak hal, khususnya menyangkut pementasan kembali kesenian dan kebudayaan Kebumen setelah vakum akibat Corona.

Sejak adanya pandemi Corona, para pegiat seni ikut terdampak. Mereka saat ini dilarang melakukan pentas kesenian di tempat terbuka karena dikhawatirkan bisa terjadi kerumunan massa sehingga rentan terjadi penularan COVID-19. Namun, kini pihaknya berencana mengizinkan kembali pentas kesenian digelar mulai 8 Syawal 1442 H nanti.

"Kedatangan para pelaku seni khususnya para dalang yang ada Kebumen ini tidak lain menyampaikan keluh kesah terkait kondisi dunia kesenian yang saat ini juga ikut terdampak dengan adanya COVID. Karena memang ada aturan agar tidak menyelenggarakan kegiatan yang bersifat kerumunan," ujar Arif Sugiyanto, Sabtu (8/5/2021).

Arif pun ikut merasakan keprihatinan para pelaku seni yang memang jatah mereka untuk manggung semakin berkurang dalam satu tahun ini. Untuk it

"Insyaallah nanti kita putuskan mulai 8 Syawal, pertunjukan wayang sudah bisa kembali digelar di tempat umum," ucapnya.

Namun, dia menuturkan bahwa pertunjukan wayang hanya boleh diadakan di wilayah-wilayah zona hijau dengan wajib menerapkan protokol kesehatan, yakni jaga jarak, paka masker, dan mencuci tangan. Aturan ini diterapkan semata-mata untuk kebaikan bersama, yakni mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

"Kita tahu COVID-19 mungkin tidak bisa hilang, yang bisa kita lakukan adalah pencegahan. Kita berupaya agar COVI ini tidak terus menyebar, selain adanya program vaksinasi, protokol kesehatan juga harus tetap dilaksanakan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua 1 Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kebumen Adi Pandoyo menyampaikan ucapkan terima kasih atas respons positif bupati yang dengan bijak bisa memberikan solusi menjawab kegelisahan dari para pelaku seni, yakni dalang. Tentunya, pagelaran itu diizinkan tidak hanya untuk wayang, tapi juga pertunjukan seni yang lain, seperti ketoprak, jaran kepang, atau kuda lumping, serta hiburan masyarakat lain.

"Sejak lama kita sudah mengharapkan agar pertunjukan seni wayang bisa kembali dibuka. Dan Alhamdulillah keluh kesah kami sudah didengar Pak Bupati, dan beliau tadi menyampaikan memberikan izin, pertunjukan seni wayang bisa dibuka mulai 8 Syawal," pungkas Adi Pandoyo.



Simak Video "Menikmati Merdunya Pentas Musik Angklung, Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/ega)