Nawir 'Duta Masker' Asal Bekasi Siap Dipenjara Jika Berulah Lagi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 16:04 WIB
Nawir Remaja Masjid Bekasi Bagi-bagi Masker ke Jemaah
Nawir kini membagikan masker. (Farih/detikcom)
Jakarta -

Remaja di Masjid Al Amanah, Medan Satria, Bekasi, bernama Nawir (24) belakang viral karena aksi mencopot paksa masker jemaah masjid. Namun kini dia telah meminta maaf dan mengakui kesalahannya.

Nawir menyebut permasalahannya dengan korban bernama Roni Oktavian telah diselesaikan secara kekeluargaan. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu.

"Alhamdulillah udah kelar, kita kelarkan secara kekeluargaan, secara baik-baik dan ada perjanjian apabila melanggar lagi saya siap akan dihukum pidana. Jadi insyaallah nggak akan terjadi lagi," kata Nawir kepada wartawan, Jumat (7/5/2021).

Dia kini berpesan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Terlebih, kata dia, saat beraktivitas di luar rumah, masker harus selalu dipakai.

"(Pesannya) Masyarakat tetap menjaga 5M, mencuci tangan, memakai masker, dan lain-lain supaya kita terhindar dari virus COVID-19," ucapnya.

Atas arogansinya dia juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, terkhusus kepada Roni Oktavian. Dia mengaku khilaf.

"Saya minta maaf karena saya juga kan manusia. Tempat khilaf, bukan manusia yang sempurna, wajar-wajar saja kalau saya khilaf. Jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau kata-kata saya menyinggung semua," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari belakangan ini ada beberapa orang yang viral karena menolak memakai masker. Di Bekasi, ada pemuda bernama Nawir yang bahkan secara kasar menarik masker seorang anggota jemaah masjid bernama Roni Oktavian.

"Mau lu apa! Buka masker apa susahnya!" kata pemuda yang disebut bernama Nawir itu sembari menunjuk-nunjuk Roni.

"Lu percaya nggak ama Al-Qur'an, gua tanya, lu percaya nggak sama ayat Qur'an?" cecar Nawir.

Pada akhirnya aksi kasar Nawir itu dimaafkan Roni. Pada Rabu (5/5), Roni berdamai dengan Nawir. Dan Nawir dinobatkan menjadi 'duta masker'.

(fas/imk)