Penyelenggara 'Kelas Orgasme' di Ubud Bali WN Kanada

Sui Suadnyana - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 13:49 WIB
Penawaran kegiatan kelas orgasme di Bali kembali bikin heboh. Ini sosok pria di belakang bisnis kelas orgasme tersebut. (dok Istimewa)
Penawaran kegiatan 'kelas orgasme' di Bali kembali bikin heboh. Ini sosok pria di belakang bisnis 'kelas orgasme' tersebut. (dok Istimewa)
Denpasar -

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali mengungkap identitas penyelenggara kelas orgasme di Ubud, Bali. Penyelenggaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Kanada.

"(Penyelenggara) Christopher KM, asal Kanada," kata Kepala Sub Bagian Humas, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Bali I Putu Surya Dharma dalam pesan singkatnya kepada awak media, Jumat (7/5/2021).

Surya mengatakan nama ini didapatkan setelah WNA itu diperiksa oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Denpasar kemarin. Saat ini penyelenggara bersama pihak sponsor acaranya dipanggil lagi.

Informasi 'kelas orgasme' ber-tagline 'Tantric Full Body Orgasm' ini awalnya ditawarkan lewat situs eventbrite.com. Namun situs tersebut sudah tidak dapat lagi diakses.

Pada Kamis (6/5), situs tersebut masih dapat diakses. Dari situs tersebut, disambungkan ke situs dan akun media sosial Intimacy Unleashed.

Di situs tersebut dicantumkan salah satu akun medsos ialah @intimacyunleashed. Di akun Instagram @intimacyunleashed tampak ada sosok pria warga negara asing (WNA) yang menjadi pengelola akun tersebut.

Namun situs dan akun-akun tersebut juga sudah tidak dapat diakses lagi.

'Kelas orgasme' ini menawarkan harga sebesar 20 euro dan bakal dilaksanakan pada Sabtu (8/5) dari pukul 10.00-18.00 Wita. Dari informasi yang beredar, acara itu bakal dilaksanakan di Karma House Tattoos, tepatnya di Jalan Penestanan Nomor 8, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali.

Dalam penawaran yang ditulis melalui situs tersebut, 'kelas orgasme' ini juga bakal dibuatkan video. Video yang dibuat akan digunakan untuk memasarkan acara tersebut di Eropa.

(nvl/nvl)