Ingat! Semua Transportasi untuk Mudik Dilarang Beroperasi Mulai Besok

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 19:15 WIB
Volume pemudik di Terminal Bayangan Lebak Bulus, Jakarta, cenderung menurun. Hal ini karena adanya larangan mudik 6-17 Mei 2021.
Ilustrasi mudik. (Ari Saputra)

Selanjutnya Kedungsepur yang meliputi Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Purwodadi. Wilayah aglomerasi Jogja Raya, Solo Raya. Ada pula di wilayah Gerbangkertosusila yaitu meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Terakhir adalah kawasan Maminasata yaitu Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros.

Meskipun ada aturan wilayah aglomerasi itu, pemerintah tetap mengimbau warga tidak melakukan kegiatan mudik. Adita menyebut transportasi akan diprioritaskan untuk aktivitas masyarakat yang masih bekerja, membutuhkan layanan kesehatan, dan sebagainya.

Lebih lanjut, Adita menuturkan, para petugas gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Dishub, dan unsur terkait lainnya sudah mulai diturunkan pada hari ini di titik-titik penyekatan. Baik titik yang berada di jalan, maupun yang berada di simpul-simpul transportasi seperti di terminal, pelabuhan, bandara, dan stasiun.

"Pengawasan pada tahun ini dilakukan di 383 titik penyekatan. Petugas gabungan di lapangan akan menerapkan aturan ini dengan tegas namun tetap humanis," ucap Adita.

Menjelang larangan mudik ini, Adita menyebut Kemenhub telah melakukan sejumlah langkah agar aparat lebih siap di lapangan. Seperti rapat koordinasi yang dengan kepala daerah yang daerahnya menjadi tujuan utama pemudik yakni Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Lampung, Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Banten.

"Melalui rakor tersebut, kami ingin menyamakan persepsi terkait aturan ini agar implementasinya di lapangan bisa dilaksanakan dengan baik dan kompak," tutur Adita.

Kemenhub mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik pada tahun ini. Masyarakat juga diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19.

Halaman

(lir/hri)