4 Pos Penyekatan Mudik di Klaten Ini Bakal Dijaga 583 Petugas

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 18:58 WIB
Apel antisipasi pemudik di Mapolres Klaten, Rabu (5/5/2021).
Apel antisipasi pemudik di Mapolres Klaten, Rabu (5/5/2021). (Foto: Dok Humas Polres Klaten)
Klaten -

Polres Klaten, Jawa Tengah, menyiapkan empat pos untuk menyekat pemudik saat larangan mudik Idul Fitri 2021. Sebanyak 583 personel gabungan dikerahkan untuk berjaga di pos penyekatan.

"Operasi Ketupat Candi tahun 2021 di wilayah Klaten diterjunkan sebanyak 583 personel gabungan. Para personel ini akan ditempatkan di empat pos," kata Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu usai apel pasukan di Mapolres Klaten, Rabu (5/5/2021).

Pada apel yang dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani dan Forkopimda itu, Edy menjelaskan dari empat pos itu, tiga pos untuk penyekatan di perbatasan dan satu pos pelayanan di pusat kota Klaten.

"Tiga pospam penyekatan ada di Pospam Karang Delanggu, Pospam Prambanan dan Pospam Jatinom. Satu Posyan ada di Alun-alun," ujarnya.

"Sore ini pasukan ada TNI-Polri, Dishub, Satpol PP dan lainnya setelah selesai melaksanakan apel dan akan langsung geser ke pos," lanjut Edy.

Edy mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mencoba-coba melakukan mudik. Sebab semua jalur dipantau oleh petugas gabungan.

"Jalur-jalur tikus yang dimungkinkan akan dilalui oleh para pemudik sudah dipetakan dan akan dilakukan upaya antisipasi. Jangan coba mudik," tandasnya.

"Bagi yang kedapatan mudik akan diputar balik. Ini berlaku mulai nanti malam pukul 00.00 WIB," imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo SIP mengatakan pihaknya siap mendukung kegiatan Polres Klaten dalam mengamankan hari raya Idul Fitri 1442 H. Untuk operasi ini pihaknya menerjunkan dua peleton.

"Kita terjunkan dua peleton yang terbagi satu pleton standby mako dan satu peleton lainnya akan melebur di pospam dan posyan. Kami Kodim Klaten akan membantu Polres Klaten dalam melaksanakan Operasi Ketupat, dengan kegiatan penyekatan maupun di dalam melaksanakan patroli yang akan dilaksanakan secara rutin," kata Joni.

(rih/sip)