Kronologi Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara Ditilang Polisi

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 18:36 WIB
Jakarta -

Polisi menangkap Rusdi Karepesina (55), pria yang mengaku sebagai jenderal di Kekaisaran Sunda Nusantara. Penangkapan Rusdi diawali saat polisi melakukan penilangan terhadap mobil yang dikemudikan pria kelahiran Ambon tersebut.

Awalnya, jajaran Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya menilang mobil Rusdi di Jalan Tol Cawang hari ini pada pukul 11.00 WIB. Saat itu polisi melihat mobil Rusdi mengenakan pelat nomor yang tidak sesuai aturan.

"Jadi kita mengamankan satu buah kendaraan Mitsubishi Pajero yang menggunakan pelat nomor yang tidak sesuai tanda nomor kendaraan yang dikeluarkan oleh Polri dan menggunakan pelat nomor polisi SN-45-RSD," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Polisi pun kemudian memeriksa surat-surat kendaraan dari pelaku. Namun saat itu Rusdi tidak mampu menunjukkan surat kendaraan resmi sesuai aturan yang telah dikeluarkan oleh Polri.

Saat dilakukan pemeriksaan, polisi justru menemukan surat-surat identitas Rusdi terkait keberadaan Kekaisaran Sunda Nusantara. Rusdi bahkan mengaku sebagai jenderal di kekaisaran tersebut.

"Ditemukan berbagai kartu identitas yang dikeluarkan oleh negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Saudara RK ini mengaku bagian dari seorang jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara dan merupakan bagian anggota Kekaisaran Sunda ini," ungkap Sambodo.

Berbekal kartu identitas itu, Rusdi tidak bersikap kooperatif saat diperiksa petugas. Pria tersebut bersikeras surat-suratnya itu resmi sehingga tidak layak untuk ditilang.

"Kalau menurut petugas yang menangkap, yang mengamankan, pada saat diperiksa pengemudi ngotot bahwa dia menggunakan STNK dan SIM yang sah menurut Kerajaan Nusantara," sebut Sambodo.

Polisi kini masih menggali keterangan dari Rusdi Karepesina. Sambodo mengatakan pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mendalami asal usul Kekaisaran Sunda Nusantara.

Selain itu, kondisi kejiwaan Rusdi kini akan diperiksa polisi.

"Kita juga akan coba koordinasikan dengan Biddokes untuk kita periksa kejiwaannya. Jangan sampai ada gangguan kejiwaan apakah dia disorientasi atau delusi yang justru nanti akan sangat membahayakan para pemakai jalan lainnya karena bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas," terang Sambodo.

Sebelumnya detikcom telah menerima sejumlah foto identitas dari Rusdi. Dari foto-foto tersebut diketahui pangkat Rusdi sebagai Jenderal Muda di Kekaisaran Sunda Empire.

Salah satu foto yang diterima detikcom dari identitas Rusdi adalah keterangan mengenai jabatan militernya. Dalam kartu identitas itu tertera keterangan Imperial Army of The Empire of The Sunda Archipelago atau Tentara Kekaisaran Sunda Nusantara (TKSN).

"Jabatan: Staf Panglima Tinggi TKSN," demikian keterangan dari salah satu identitas milik Rusdi.

Salah satu kartu identitas milik Rusdi lainnya pun menunjukkan gambar bintang dua dari kartu identitas tersebut. Dari kartu itu juga tertera keterangan Alex Ahmad Hadi Ngala sebagai Jenderal Tentara Kekaisaran Sunda Empire.

Selain itu, foto yang didapat lainnya adalah surat izin mengemudi dari Rusdi yang dikeluarkan Kekaisaran Sunda Nusantara. Dari foto yang diterima detikcom, SIM pengemudi tersebut bertulisan 'Negara Kekaisaran Sunda Nusantara'.

(ygs/mei)