Pria Ngaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara Akan Dites Kejiwaannya

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 16:53 WIB
Jakarta -

Pengemudi mobil Pajero berpelat biru nopol SN-45-RSD, Rusdi Karepesina (55), diamankan polisi lantaran pelat nomor mobilnya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rusdi Karepesina juga mengaku sebagai jenderal muda dari Kekaisaran Sunda Nusantara.

Terkait pengakuan Rusdi Karepesina ini, polisi berencana melakukan tes kejiwaan terhadap yang bersangkutan.

"Ke depan kita juga akan coba koordinasikan dengan Biddokes untuk kita periksa kejiwaannya," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di gedung Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Menurut Sambodo, sejak ditilang di Tol Cawang pada pukul 11.00 WIB, Rusdi berkukuh dirinya tidak bersalah. Rusdi ngotot bahwa surat-surat kendaraan yang dikeluarkan Kekaisaran Sunda Nusantara adalah sah.

"Pada saat diperiksa, pengemudi ngotot bahwa dia menggunakan STNK dan SIM yang sah menurut Kerajaan Nusantara," ungkap Sambodo.

Menurut Sambodo, pemeriksaan kejiwaan kepada Rusdi perlu dilakukan untuk menggali kondisi kejiwaan dan kebenaran keterangannya soal Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Jangan sampai ada gangguan kejiwaan, apakah dia disorientasi atau delusi yang justru nanti akan sangat membahayakan para pemakai jalan lainnya karena bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas," jelasnya.

Polisi menilang Rusdi pukul 11.00 WIB di Tol Cawang. Saat itu kendaraan yang dikemudikannya memasang pelat nomor polisi yang tidak sesuai aturan.

Saat melakukan pemeriksaan, polisi menemukan banyak identitas Rusdi yang mengaku sebagai jenderal dari Kekaisaran Sunda Nusantara. Hingga kini polisi masih mendalami asal-usul Kekaisaran Sunda Nusantara yang disebut oleh Rusdi.

detikcom menerima sejumlah foto identitas dari Rusdi. Dari foto-foto tersebut diketahui pangkat Rusdi sebagai jenderal muda di Kekaisaran Sunda Empire.

Salah satu foto yang diterima detikcom dari identitas Rusdi adalah keterangan mengenai jabatan militernya. Kartu identitas itu tertera keterangan Imperial Army of The Empire of The Sunda Archipelago atau Tentara Kekaisaran Sunda Nusantara (TKSN).

"Jabatan: Staf Panglima Tinggi TKSN," demikian keterangan dari salah satu identitas milik Rusdi.

(ygs/mea)