Alasan KPK Enggan Buka Nama 75 Pegawai yang Tak Penuhi Syarat Jadi ASN

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 18:18 WIB
Jakarta -

KPK tak mengungkap nama-nama 75 pegawainya yang tak memenuhi syarat sebagai ASN. Apa alasannya?

Ketua KPK Firli Bahuri memastikan KPK tetap terbuka. Meski demikian, ada alasan khusus mengapa nama-nama pegawai yang tak memenuhi syarat tak dibuka ke publik.

"Terkait dengan 75 orang pegawai yang mengikuti tes wawasan kebangsaan dengan tadi sudah disampaikan materinya apa, modulnya apa, tools-nya apa, instrumennya apa, alat ukurnya apa, kapan pelaksanaannya, siapa yang melaksanakan, sudah terjawab. Sekarang tentu untuk 75 nama kami akan sampaikan nanti melalui Sekjen setelah surat keputusannya keluar. Kenapa? Kami tidak ingin menebar isu, satu," ucap Firli dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021).

Dia mengatakan KPK ingin menghormati hak asasi manusia para pegawai. Menurutnya, pengumuman nama-nama pegawai yang dinyatakan tak memenuhi syarat menjadi ASN akan berpengaruh pada keluarga para pegawai.

"Kedua, kita ingin pastikan bahwa kita menjunjung-menghormati menegakhormati hak asasi manusia. Karena, kalau kami umumkan, tentu akan berdampak pada anak, istri, keluarga, cucu, besan, mertua, kampungnya di kampung halamannya. Kami bukan memiliki cara-cara kerja seperti itu," tuturnya.

Firli kemudian berbicara tentang nama-nama yang telah tersebar soal pegawai KPK yang tak memenuhi syarat sebagai ASN. Dia menjamin pihak yang menyebar nama-nama itu bukan berasal dari internal KPK.

"Kalau tadi ada yang mengatakan nama-nama yang beredar, silakan Anda tanya siapa yang menebar nama-nama itu. Yang pasti adalah bukan KPK. Karena tadi silakan Bapak tanya pada Humas, viral tentang hasil tes wawasan kebangsaan sejak diterima sejak 27 April tetap dalam segel disimpan dalam lemari dan dikunci beberapa kunci pengamanan dan disegel sampai sore tadi dibuka disaksikan dengan seluruh struktural KPK eselon I, eselon II, anggota Dewas lengkap, pimpinan KPK lengkap, termasuk juga didokumentasikan oleh kawan-kawan Humas KPK," ucap Firli.

Sebelumnya, ada dua kategori hasil asesmen yang diumumkan oleh pimpinan KPK, yaitu memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat (TMS). Tes ini sendiri diikuti oleh 1.351 pegawai.

Berikut hasil yang dibacakan oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron:

Pegawai yang memenuhi syarat: 1.274 orang
Pegawai yang tidak memenuhi syarat: 75 orang
Pegawai yang tidak mengikuti tes: 2 orang

(haf/dhn)