Mahasiswa dan Buruh Tersangka Demo Hardiknas, Dijerat UU Wabah

ADVERTISEMENT

Mahasiswa dan Buruh Tersangka Demo Hardiknas, Dijerat UU Wabah

Rahmat Fathan - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 16:40 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Polisi menetapkan sembilan pedemo di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 3 Mei 2021 sebagai tersangka. Para tersangka yang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kemendikbud, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu berasal dari kalangan mahasiswa dan buruh.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan para tersangka itu diamankan pada Senin (3/5) sekitar pukul 17.30 WIB kemarin di depan gedung Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta Pusat.

"Kemarin memang sore itu sekitar pukul 17.30 kita mengamankan ada sembilan orang. Yang sebagian adalah mahasiswa, yang sebagian lagi adalah dari KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia), ada beberapa dari KASBI, ada juga pengangguran yang mengakunya adalah buruh," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (4/5/2021).

"Dari sembilan itu kalau tidak salah ada empat atau lima itu mahasiswa," lanjut Yusri.

Yusri mengatakan para tersangka dijerat UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, serta Pasal 216 ayat 1 dan Pasal 218 KUHP dengan ancaman 4 bulan penjara.

Namun, polisi tidak menahan para tersangka. Yusri menjelaskan kesembilan orang tersebut juga telah dipulangkan setelah dilakukan pemeriksaan.

"Pagi tadi sudah kembali semuanya. Ada yang bilang ditahan, enggak ditahan. Ancamannya 4 bulan itu 216, 218. Kemudian di Undang-Undang Wabah Penyakit di Undang-undang Nomor 4 juga sama. Tidak dilakukan penahanan, tetapi prosesnya berjalan," kata Yusri.

Simak penjelasan BEM UI di halaman selanjutnya

Simak juga Video: Demo Buruh di Patung Kuda Usai, Massa Bubarkan Diri

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT