Begini Hukum Sholat Jenazah, Rukun, Beserta Sunnahnya

Kristina - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 16:27 WIB
Umat muslim melakukan sholat jenazah di depan jenazah KH Maimun Zubair (Mbah Moen) saat disemayamkan di Kantor Urusan Haji Daker Syisyah, Mekkah, Selasa (6/8/2019). Jenazah almarhum akan disalatkan di Masjidil Haram dan selanjutnya dimakamkan di Kota Mekah. ANTARA/Hanni Sofia/wpa/aww.
Foto: Antara Foto/Begini Hukum Sholat Jenazah, Rukun, Beserta Sunnahnya

Syarat Sholat Jenazah

1. Suci dari hadas besar atau kecil
2. Suci dari najis; badan, pakaian dan tempat
3. Jenazahnya seorang muslim
4. Menutup aurat
5. Menghadap kiblat

Rukun Sholat Jenazah

1. Niat sholat
2. Berdiri bagi yang mampu
3. Bertakbir empat kali
4. Membaca Al Fatihah setelah takbir pertama
5. Membaca sholawat atas nabi SAW
6. Berdoa untuk mayat
7. Mengucap salam

Sunnah Sholat Jenazah

1. Berjamaah, tiga baris (shaf)
2. Jika mayatnya laki-laki, imam berada di arah kepala mayat
3. Jika mayatnya perempuan, imam berada di arah perut/tengah-tengah mayat
4. Mengangkat tangan pada saat takbir

Masih dalam buku yang sama, pada dasarnya gugurlah kewajiban mensholatkan jenazah apabila telah dilakukan oleh satu orang. Namun, sunnahnya sholat jenazah dilakukan dengan cara berjamaah, tiga atau lebih.

Dalam sebuah riwayat, semakin banyak orang yang mensholati jenazah maka semakin dikabulkan pula doanya oleh Allah SWT. Karena pada hakikatnya sholat adalah doa. Seperti diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Turmudzi, dan Imam Baghawi:

Dari Malik ibnu Hubairah ra, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang muslim yang mati, kemudian ia disholati oleh tiga baris (makmum) dari orang-orang muslim, maka telah mewajibkannya (masuk surga)." (HR. Imam Abu Dawud, Turmudzi, dan Imam Baghawi).

Hadits ini juga diperkuat oleh Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Dawud, Ahmad, Ibnu Hibban, Baihaqi, dan Imam Thabrani:

Dari Abdullah ibnu Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang muslim yang mati, kemudian ia dishalatkan atas jenazahnya oleh empat puluh (40) laki-laki yang tidak menyekutukan Allah sama sekali, kecuali Allah menerima doa dan syafa'at mereka kepadanya." (HR. Imam Muslim, Dawud, Ahmad, Ibnu Hibban, Baihaqi, dan Imam Thabrani)

Sholat jenazah yang afdhal dan utama dilakukan di masjid. Apabila jenazahnya tidak ada ditempat maka dapat dilakukan dengan sholat ghaib.

Halaman

(nwy/nwy)