Konser Musik di Jaksel Berada di Area Pengelolaan Bhumyamca

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 11:09 WIB
Ilustrasi Penonton Konser Musik di Konser The Chainsmokers di Jakarta.
Ilustrasi konser musik (Hanif Hawari/detikcom)
Jakarta -

Video viral yang menampilkan konser musik tanpa menerapkan protokol kesehatan menuai sorotan. Konser musik itu disebut berada di area pengelolaan Bhumyamca.

"Cibis Nine masuk dalam area pengelolaan yayasan Bhumyamca," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Effy Zulkifli saat dimintai konfirmasi, Minggu (2/5/2021).

Namun Effy tidak mengetahui pasti mengenai konser musik yang viral tersebut. Tim gabungan disebut sedang melakukan penelusuran.

"Sedang ditelusuri sama anggota dan tim gugus tugas kecamatan," kata Effy.

Satgas COVID-19 juga sudah angkat bicara mengenai konser musik tersebut. Satgas COVID-19 meminta aparat daerah untuk lebih bertindak antisipatif.

"Hal ini menjadi bahan evaluasi untuk Satgas COVID-19 Daerah untuk lebih bertindak antisipatif tidak hanya reaktif. Mohon kepada penyelenggara acara agar tidak menyelenggarakan acara yang jelas-jelas tidak mampu dikendalikan protokol kesehatannya. Penyelenggara akan dimintai pertanggungjawaban publik atas kegiatan yang membahayakan kesehatan masyarakat," ujar jubir Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito saat dihubungi, Senin (3/5/2021).

Seperti dilihat detikcom, para pemain band di konser musik itu tampak tidak mengenakan masker. Dalam video itu, terlihat sejumlah penonton memadati lokasi.

Para penonton terlihat tak menjaga jarak dan tidak mengenakan masker. Dalam keterangan video yang diunggah, lokasi konser itu berada di Cibis Park. Peristiwa itu disebutkan terjadi pada 1 Mei 2021.

"Laporan terkait pelanggaran kerumunan yang akhir-akhir ini banyak diterima oleh Satgas akan kami jadikan masukan untuk modifikasi kebijakan. Namun sebaik-baiknya kebijakan yang dibuat, haruslah ada sikap suportif dari masyarakat," sebut Wiku.

"Di masa kedaruratan kesehatan masyarakat ini bukanlah waktu untuk saling menyalahkan, tapi mohon dijadikan bahan evaluasi ke depan untuk saling bekerjasama," imbuh dia.

Wiku mengingatkan ancaman COVID-19 tak hanya berlaku untuk satu orang, namun dapat menularkan orang-orang terdekat.

"Satgas daerah membuat kebijakan dan melakukan tindakan pencegahan, pembinaan dan monitoring serta evaluasi berkala terkait penanganan COVID-19. Sedangkan penyelenggara kegiatan sosial ekonomi dan masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab mematuhi kebijakannya," kata dia.

"Ingat ini bukan soal diri sendiri, jika kita melanggar maka kita akan membahayakan orang lain, termasuk orang-orang terdekat kita sendiri," tegas dia.

Lihat juga video 'Tak Ada Penularan Besar Corona Meski Ribuan Hadiri Konser di Barcelona':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/tor)