Cerita soal Lantai Rumah Warga Jakbar Memanas 60 Derajat Celcius

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 11:43 WIB
Lantai rumah warga di Kalideres, Jakbar yang sempat mengeluarkan panas 60 derajat Celsius
Lantai rumah warga yang mengeluarkan panas telah dibongkar (Foto: Rahmat Fathan/detikcom)
Jakarta -

Rumah milik seorang warga di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), mengeluarkan suhu panas dari dalam lantainya. Tak tanggung-tanggung, panas yang ditimbulkan mencapai 60 derajat celcius.

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakbar, Eko Sumarno, menceritakan kejadian tersebut. Petugas Damkar menangani kejadian ini hingga membongkar lantai rumah yang mengeluarkan suhu panas.

"Ya cuma berdasarkan laporan dari warga, ada suhu panas di sana, ya kita cari, terus kita juga hubungin PLN. Karena ini api kan nggak ada, kalau pemadam kan sebenarnya madamin api aja kan," ujar Eko saat dihubungi detikcom, Sabtu (1/5/2021).

Eko menjelaskan, ada kabel bawah tanah yang terindikasi jadi penyebab suhu panas di lantai tersebut. Pihaknya pun lantas melakukan pembongkaran lantai.

"Begitu itu kita bongkar ada kabel, sama PLN informasi dari rekan yang di TKP katanya dari ground kabel itu aja. Kalau biasanya di rumah-rumah itu biasanya kan dia kabel yang diiket ke kawat yang ditancepin ke tanah. Biasanya gitu," ucap Eko.

Secara terpisah, petugas satuan pengamanan perumahan, Derry mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (28/4) lalu. Namun sebelum itu, pemilik rumah juga sempat mengeluhkan ihwal adanya suhu panas dari bawah lantainya.

"Beberapa hari sebelum kejadian aja, ngeluh. Memang mengeluh, bilang kalau ubinnya itu sekitar dua kotak ubin itu panas. Makanya kita laporkan ke RT setempat," kata Derry saat ditemui detikcom di lokasi.

Derry mengatakan saat ini pemilik rumah masih belum menutup lantai yang telah dibongkar petugas Damkar itu. Menurut Derry, pemilik rumah khawatir jika lantai ditutup kembali, suhu panas tersebut muncul lagi.

Pembongkaran lantai rumah warga (Istimewa)Pembongkaran lantai rumah warga (Istimewa)

"Ya karena masih khawatir dia bilang, nanti aja dipasangnya. Dan sekarang juga sudah agak-agak mending ya, ga terlalu panas kaya kemarin dipasang keramik," tutur Derry.

Dia juga menjelaskan tak ada kejadian serupa di perumahan tersebut. Padahal, perumahan itu sendiri telah berdiri sejak belasan tahun lalu.

"Perumahan ini sebelumnya ya tanah kosong biasa sih. Ya berdirinya sih kalau untuk klaster ini udah sekitar berjalan hampir 15 tahun sih ada, dan sebelumnya emang belum pernah terjadi," jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, pemilik rumah awalnya pemilik rumah merasa kesetrum apabila menginjakkan kaki di lantai yang mengeluarkan suhu panas tersebut. Saat disirami air, lantai tersebut bahkan sempat mengeluarkan uap lantaran suhunya yang terlalu panas.

Pantauan detikcom di rumah warga tersebut pada Sabtu (1/5) pukul 09.00 WIB, terlihat ada dua keramik yang dibongkar Suku Dinas Gulkarmat Jakbar dan terlihat tak cukup dalam. Saat ini titik tersebut tak lagi mengeluarkan panas.

Nampak kabel bawah tanah yang telah diputus pada tanah bekas bongkaran lantai tersebut. Pemilik rumah belum menutup atau membetulkan sisa-sisa pembongkaran.

Pemilik rumah hendak menunggu pihak Sudin Gulkarmat dan PLN, lantaran masih ada kabel bawah tanah yang tertanam. Saat ditemui detikcom, pemilik rumah enggan bicara banyak soal kejadian ini.

Tonton juga Video: Permukiman di Taman Sari Terbakar Hebat, 17 Unit Damkar Diterjunkan

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)