Round-Up

Kepastian dari Polri Mother of Satan Bukan Pembersih Jamban

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 08:01 WIB
Densus 88 menggeledah eks markas FPI di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (27/4) malam. Sejumlah boks kontainer diamankan.
Foto: Penampakan boks saat penggeledahan eks markas FPI di Petamburan (Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Polisi memastikan bahwa cairan yang ditemukan Densus saat menggeledah eks markas FPI di Petamburan adalah bahan peledak jenis TATP. Bahan peledak yang kerap dijuluki mother of satan ini tadinya diklaim sebagai cairan pembersih jamban.

Penggeledahan tersebut dilakukan pihak kepolisian, pada Selasa (27/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Selang 4 jam kemudian, pihak kepolisian membawa 3 buah kontainer.

Densus 88 sendiri menemukan sejumlah benda mencurigakan saat penggeledahan di eks Sekretariat FPI tersebut. Salah satunya yang ditemukan yakni bahan peledak TATP.

"Dalam penggeledahan kantor sekretariat ormas terlarang, ditemukan, pertama atribut ormas terlarang yang sudah dilarang pemerintah. Berapa atribut terlarang, beberapa dokumen yang akan didalami Densus 88," kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan di Polda Metro Jaya, Selasa (27/4/2021).

Polisi juga menemukan serbuk yang memiliki kandungan nitrat. Penemuan serbuk tersebut masih diselidiki oleh polisi.

"Kemudian beberapa tabung yang isinya adalah serbuk yang dimasukkan di dalam botol-botol yang serbuk tersebut mengandung nitrat yang sangat tinggi, jenis aseton dan itu juga akan didalami penyidik," katanya.

Klaim Cairan Pembersih Jamban

Pihak Munarman, yakni kuasa hukum, Aziz Yanuar membantah temuan Densus 88 tersebut. Dia mengatakan cairan yang ditemukan pihak kepolisian adalah cairan pembersih WC.

"Itu bahan pembersih WC infonya, untuk program bersih bersih wc masjid," kata eks pengacara FPI itu saat dimintai konfirmasi, Selasa (27/4/2021).

Lantas apakah TATP terkandung di dalam bahan pembersih WC?

Berdasarkan informasi dari jurnal Science Direct, TATP biasa dijuluki dengan mother of satan. triacetone triperoxide (TATP) adalah salah satu bahan peledak yang paling umum digunakan oleh kelompok teroris dan kriminal. Bahan kimia ini mudah disintesis dengan reagen yang dijual bebas. Selain itu, sulit untuk dideteksi karena tidak mengandung nitrogen.

Bahan-bahan ini juga kerap ditemukan dalam saat penggeledahan terduga teroris. Salah satunya saat penggeledahan jaringan JAD di Bekasi pada Mei 2019. TATP ini juga termasuk bahan yang dipakai dalam rangkaian bom gereja Surabaya pada tahun 2018. Sedangkan pembersih WC hanya mengandung bahan asam aktif berupa HCL.

Tonton Video: Tepisan Polri soal Bahan Peledak TATP yang Disebut Pembersih WC

[Gambas:Video 20detik]