Bu Wati Siap Dipenjara

Rahmat Fathan - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 14:10 WIB
Ibu Wati minta maaf terkait ucapannya soal kehebohan babi ngepet did Depok
Ibu Wati minta maaf terkait ucapannya soal kehebohan babi ngepet di Depok. (Foto: dok. Istmewa)
Depok -

Ibu Wati, yang viral karena menuduh tetangganya babi ngepet, mengaku mendapat informasi dirinya hendak dipenjarakan. Wati mengaku siap dan ikhlas jika dijebloskan ke penjara.

"Mau ngapain lagi, saya kan sudah turuti warga orang situ, saya pergi dari Kampung Baru. Udah (pindah), Mas. Saya sudah dapat info kok bahwa saya mau dijeblosin ke penjara, katanya. Saya siap lahir-batin," ujar Wati saat dihubungi detikcom, Jumat (30/4/2021).

"Insyaallah saya siap lahir-batin kalau saya mau dijeblosin ke sel seumur hidup. Bahkan kalau saya sampai mati di sel saya ikhlas-ridho. Allah-lah yang punya rencana semuanya ini," imbuh Wati.

Saat ini Wati sudah pindah rumah setelah diusir warga setempat. Wati menegaskan pindah bukan berarti ingin kabur dari peristiwa ini.

"Banyak yang nyaksiin, keluarga situ. Saya bukan kabur, tapi saya ikuti kemauannya warga situ yang udah pingin saya pergi dari kampung itu," ucap Wati.

Diketahui, Wati muncul di lokasi penemuan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Wati juga mengaku dirinya mengenal sosok manusia di balik babi jadi-jadian itu.

Wati menuding 'babi ngepet' itu adalah tetangganya yang kaya raya tapi menganggur. Bumbu cerita ini membuat warga di tempat tinggalnya di Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, geram hingga mengusir Wati.

Meski begitu, Kapolresta Depok Kombes Imran Edwin Siregar memastikan Wati tidak ada kaitannya dengan Adam Ibrahim, dalang rekayasa 'babi ngepet'.

"Oh tidak, Ibu-ibu kan masyarakat yang ditanya dan percaya sama kejadian itu karena tidak tahu cerita yang sebenarnya," ujar Kapolresta Depok Kombes Imran Edwin Siregar, Kamis (29/4).

Adapun isu babi ngepet atau babi jadi-jadian ini ternyata cuma rekayasa. Pelaku, yang tak lain adalah Ustaz Adam Ibrahim, yang pertama menyebarkan berita hoax, telah ditangkap dan dijadikan sebagai tersangka oleh polisi.

Simak video 'Akhir Kisah Rekayasa Babi Ngepet di Depok':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/jbr)