Asal Tuding Tetangga Babi Ngepet Bikin Hidup Bu Wati Ruwet

ADVERTISEMENT

Round-Up

Asal Tuding Tetangga Babi Ngepet Bikin Hidup Bu Wati Ruwet

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 06:28 WIB
Depok -

Heboh warga soal babi ngepet di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, menyisakan kisah lain. Seorang ibu bernama Wati juga membuat geger karena menuding tetangganya hidup kaya gara-gara pesugihan babi ngepet.

Bermula ketika Wati datang ke lokasi 'babi ngepet' ditemukan di Sawangan, Depok. Di sana, Wati mengobrol sama warga dan mengaku tahu sosok di balik babi ngepet ini

Dia menuding orang yang menjadi babi ngepet ini adalah tetangganya yang menurutnya menganggur, tapi punya banyak uang.

"Dari kemarin saya sudah pantau, Pak, orang ini. Ini dia berumah tangga dia nganggur tapi uangnya banyak. Saya sudah lewat rumahnya, udah saya lemparin sesuatu di depan rumah biar ketahuan," kata Ibu Wati dalam potongan video yang viral.

"Dia ini dekat rumah teman saya. Teman sayalah yang ngelaporin sebelum terjadi ini," sambungnya.

Si ibu ini bicara disaksikan cukup banyak warga. Ada pula seorang personel TNI yang menyaksikan. Ibu berkerudung warna gelap ini mengaku namanya dikenal di wilayahnya tinggal. Dia juga mengaku membuka jasa pengobatan tradisional dan lain-lain.

Setelah memencet-mencet tombol handphone, si ibu ini kemudian menunjukkan foto seseorang kepada warga. "Nah, inilah yang dekat rumah yang punya babi ya. Ini orangnya. Bapak kenal orangnya?" ujarnya.

Ngaku Paranormal

Wati mengaku tahu informasi soal penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, dari salah seorang temannya. Dia mengaku temannya meminta dirinya memastikan apakah babi yang ditangkap itu adalah babi ngepet atau bukan.

"Sahabat saya minta tolong sama saya minta diterawangin, karena dia tahu saya ini paranormal sehari-harinya. Saya buka usaha tradisional alternatif. Jadi sahabat saya, Epoy namanya, minta tolong sama saya, tolong diterawang, gimana ini benar atau tidak," ujar Wati di kediamannya di kawasan Bojonggede, Bogor, Kamis (29/4/2021).

Wati mengatakan kedatangannya ke lokasi penangkapan babi tersebut lantaran permintaan temannya. Namun, kata Wati, dia justru dituduh warga yang berada di sana sebagai bagian dari pihak babi ngepet.

"Akhirnya saya lalu dikerubungin orang banyak, saya dibilang justru sayalah orangnya. Jadi saya ke sana niatnya karena ada orang yang minta tolong diterawangin. Jadi bukan saya untuk menuduh atau siapa itu yang jadi bagongnya atau siapanya," ucap dia.

"Itu aja, buat masyarakat yang udah menonton atau menuduh atau memfitnah saya sebagai keluarga bagong atau dari pihak bagong," lanjut Wati.


Cerita Wati membuat dirinya digeruduk warga, simak di halaman selanjutnya



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT