Round-Up

Kala Habib Rizieq Analogikan Sambutan ke Artis dengan Kasusnya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 03:23 WIB
Habib Rizieq
Habib Rizieq. (Foto: dok kuasa hukum Habib Rizieq)
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) menjalani persidangan kasus kerumunan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, secara langsung. Dalam persidangan ini Habib Rizieq menganalogikan sambutan ke artis dengan kasusnya.

Sidang lanjutan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). Habib Rizieq menegaskan kegiatan peletakan batu pertama di Pondok Pesantren (Ponpes) Agrokultural Markaz Syariah Megamendung adalah acara internal.

Bila imbasnya timbul kerumunan, menurut Rizieq, hal itu terjadi secara spontan. Tak hanya itu, saat diberi kesempatan bertanya kepada ahli, Habib Rizieq menganalogikan artis yang sedang dikerumuni masyarakat. Ahli yang dihadirkan dalam sidang tersebut bernama Agus Surono.

"Pengandaian, ada seorang artis, masyarakat mendengar akan datang ke wilayah mereka. Artis ini tidak mengundang, tapi entah dari mana, WhatsApp beredar, masyarakat dengar ada artis mau datang ke daerah kita ini di masa pandemi. Ketika artis itu datang berkerumunlah masyarakat, tidak ada panitia, tidak ada yang atur. Mereka hadir ramai-ramai, spontan menyambut si artis," kata Rizieq dalam persidangan, Kamis (29/4/2021).

Habib Rizieq kemudian menuturkan, saat kerumunan itu terjadi polisi dan Satgas COVID sudah di lokasi. Namun antusiasme masyarakat tak bisa dibendung.

"Bahkan si artis sendiri terjebak kerumunan tadi. Si artis sudah teriak 'tolong minggir, kasih jalan, jangan kerumuni saya, saya mau menuju ke rumah', tapi namanya masyarakat. Pada saat terjadi pelanggaran hukum di sana, siapa yang bertanggung jawab?" imbuh Rizieq bertanya ke Surono.

Surono menyebut si artis dan masyarakat dapat dimintai pertanggungjawaban. Menurut Surono, si artis seharusnya sadar bisa saja terjadi kerumunan.

"Tentu asas hukumnya siapa yang berbuat dialah yang bertanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan. Siapa pun juga, tadi saya katakan, ada asas kausalitas tadi. Perbuatan itu disebabkan oleh siapa. Perbuatan itu ada nggak korelasinya dengan itu. Tentu semua bertanggung jawab. Artis hadir kalau ada satu kehadiran yang bersangkutan. Dia sadar betul bahwa akan terjadi suatu kerumunan demikian juga pihak-pihak...," papar Surono.

Rizieq kemudian memotong keterangan Surono. Dia menyebut si artis tidak tahu akan ada acara penyambutan.

"Saya tidak mengatakan si artis sadar. Si artis nggak tahu kalau bakal ada penyambutan," ucap Rizieq.

Selanjutnya
Halaman
1 2