Round-Up

Kontroversi Mata Munarman Ditutup saat Ditangkap Polisi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 04:04 WIB
Tiba di Polda Metro Munarman Ditutup Matanya
Munarman Saat Dibawa ke Polda Metro (Foto: Yogi-detikcom)
Jakarta -

Momen eks Sekum FPI Munarman dibawa ke Polda Metro Jaya dengan matanya ditutup kain hitam memantik kontroversi. Sebagian pihak menilai hal itu berlebihan namun Polri menegaskan penanganan kasus Munarman sudah sesuai aturan.

Munarman dibawa ke Polda Metro Jaya usai ditangkap di kediamannya di Tangsel, Selasa (27/4/2021). Munarman ditangkap karena diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme.

Saat itu Munarman terlihat memakai pakaian putih dan langsung dibawa ke rutan Narkoba. Saat diturunkan dari mobil, Munarman tampak diborgol. Mata Munarman juga tampak ditutup kain hitam.

Pengacara Protes

Tim pengacara menyesalkan tindakan polisi yang menutup mata Munarman dengan kain hitam saat dibawa ke Polda Metro. Tim pengacara menilai hal itu melanggar hak asasi manusia (HAM).

"Ya itu tadi. Itu juga melanggar ketentuan kan, ketentuan HAM seperti itu kan. Ditutup matanya, ditekan seperti itu. Itu yang kita sangat sesalkan," kata pengacara Munarman, Aziz Yanuar, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Cakung, Rabu (28/4).

Dia memastikan pihaknya bakal mengajukan permohonan praperadilan terkait penangkapan Munarman. Pihaknya menyebut ada 40 pengacara yang bakal mendampingi Munarman.

"Insyaallah, secepatnya kita akan bagi tim. Jumlah sekitar 40," jelas Aziz.

Komnas HAM Nilai Berlebihan

Tanggapan juga datang dari Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. Anam menyebut tindakan polisi berlebihan.

"Saya kira itu berlebihan dan tidak perlu dilakukan," ujar Anam lewat pesan singkat kepada detikcom, Rabu (28/4).

Menurut Anam tindakan hukum harus sesuai prosedur dan tidak boleh berlebihan. Menutup mata, kata Choirul, termasuk kategori berlebihan.

"Penegakan hukum dan HAM tidak hanya memastikan keadilan, namun mencapai itu harus sesuai prosedur hukumnya," jelas Choirul.

Penjelasan Polri

Polri memberikan penjelasan terkait mata Munarman ditutup kain hitam dan tangannya diborgol saat dibawa ke Polda Metro. Polri menegaskan Munarman berstatus tersangka teroris saat ditangkap.

"Ada dua hal yang perlu saya jelasin. Pertama, Munarman waktu ditangkap statusnya sebagai tersangka. Kedua, matanya ditutup, itu standar penangkapan terhadap tersangka teroris yang ditangkap," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dihubungi detikcom, Rabu (28/4).

"Dengan pertimbangan kejahatan teror adalah kejahatan terorganisir yang jaringannya luas. Penangkapan satu jaringan akan membuka jaringan-jaringan yang lainnya," sambungnya.

Simak video 'Mata Munarman Ditutup Saat Ditangkap, Polri: Standar Internasional':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya.