Round-Up

Gerak Cepat Aparat Ringkus Akun Medsos Penghina Awak KRI Nanggala

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 03:42 WIB
Jakarta -

Duka masih menyelimuti seluruh negeri saat harus menerima kenyataan 53 prajurit TNI Angkatan Laut (AL) gugur dalam peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402. Namun, ada saja ulah sejumlah orang yang tak berempati dan malah menunjukkan sikap tak semestinya di media sosial.

Polisi langsung mengusut akun-akun media sosial yang berkomentar negatif soal musibah KRI Nanggala-402. Mulai dari sipil hingga polisi ditangkap.

"Dua akun tersebut akun anonymous sebanyak 2 yang ditindaklanjuti dengan pengajuan pemblokiran kepada Kemenkominfo. Lima sisanya dilakukan pengusutan," ujar Dirsiber Bareskrim Brigjen Slamet Uliandi, Senin (26/4/2021).

Total ada tujuh akun media sosial (medsos) yang masuk radar polisi. Setelah dilakukan pendalaman, dua dari lima akun itu diketahui merupakan akun anonim. Kemudian polisi bergerak mengusut lima akun non anonim tersebut.

Akun medsos non anonim yang pertama adalah akun Facebook Fajarnnzz. Pemilik akun Farjarnnzz sendiri merupakan seorang polisi bernama Fajar Indriawan.

"Rencana penyidik (Subdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri) akan kordinasi dengan Paminal Mabes untuk bersama-sama menuju Polda DIY untuk mengambil tersangka dikarenakan yang menjadi tersangka adalah anggota Polri dari kesatuan Polsek Kalasan Polres Sleman Polda DIY," ucap Uliandi.

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial. Polda DIY, kata Yuli, juga turut meminta maaf kepada keluarga korban dan TNI AL karena ulah anggota Polsek Kalasan, Aipda Fajar Indriawan, tersebut.

"Kami juga meminta maaf kepada keluarga besar TNI AL kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwasanya ada anggota Polsek Kalasan yang telah posting komentar yang membuat perasaan tidak enak membuat kegaduhan di media sosial," ujar Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto.

Simak selengkapnya

Selanjutnya
Halaman
1 2