SIKM Mudik Lebaran 2021, Waktu Diberlakukan dan Cara Mendapatkan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 13:34 WIB
Para calon penumpang terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (26/4/2021).  Arus mudik lebaran yang diperketat belum terlihat mencolok di stasiun tersebut.
SIKM diberlakukan jika hendak bepergian di masa larangan mudik 2021, bagaimana cara dan syarat mendapatkannya? (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) Mudik Lebaran 2021 diberlakukan untuk sejumlah pihak yang akan bepergian ke luar kota di tanggal 6-17 Mei 2021. Hal itu diatur dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Beberapa orang yang diperbolehkan melakukan perjalanan selama larangan mudik antara lain: untuk bekerja atau dinas, mengunjungi keluarga sakit atau meninggal, ibu hamil didampingi seorang anggota keluarga dan persalinan didampingi dua orang.

Cara Mendapatkan SIKM

Untuk mendapatkan SIKM Mudik Lebaran 2021, salah satu syaratnya adalah berusia 17 tahun ke atas. Lebih lanjut, SIKM hanya berlaku untuk satu kali perjalanan saja, sehingga untuk perjalanan kembali di masa larangan mudik yang sudah ditetapkan, maka SIKM harus kembali diurus.

Berikut cara mendapatkan SIKM Mudik Lebaran 2021 untuk Pegawai Instansi Pemerintah, pegawai swasta, pekerja informal hingga masyarakat non pekerja:

1. Pegawai Instansi Pemerintah

ASN, BUMN, BUMD, TNI, atau Polri yang melakukan perjalanan selama masa lebaran surat izinnya bisa didapatkan dengan meminta surat izin dari pejabat setingkat Eselon II. Jangan lupa lengkapi dengan tandatangan basah atau elektronik pejabat dan identitas diri calon pelaku perjalanan.

2. Pegawai Swasta

Untuk pegawai swasta surat izin perjalanan/SIKM bisa didapatkan dengan meminta surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan kamu bekerja.

3. Pekerja Informal

Surat izin perjalanan atau SKIM untuk pekerja sektor informal bisa didapatkan dengan meminta surat izin tertulis dari kepala desa atau lurah setempat.

4. Masyarakat Non-Pekerja

Surat izin perjalanan atau SIKM untuk masyarakat non-pekerja bisa didapat dengan meminta surat izin tertulis dari kepada desa atau lurah setempat.

SIKM DKI Jakarta

Untuk wilayah DKI Jakarta, SIKM mudik lebaran 2021 hanya berlaku pada saat larangan mudik 6-17 Mei 2021. Sementara itu, selama dua periode pengetatan syarat perjalanan, yaitu 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei SIKM tidak berlaku.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut hal ini diputuskan demi menyesuaikan dengan isi adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021. Pemprov DKI hanya menerapkan syarat rapid antigen 1×24 jam sebelum waktu perjalanan.

"Tidak, tidak ada SIKM. Hanya pengetatan bahwa yang bersangkutan rapid antigen sebelumnya tiga hari menjadi satu hari. Selama dua periode waktu itu tidak diperlukan SIKM," kata Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (22/4).

Lebih lanjut, untuk mudik lokal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) tidak memerlukan SIKM mudik Lebaran 2021.

"Untuk Jabodetabek tentu tidak perlu SIKM, karena Jabodetabek itu menjadi satu kesatuan wilayah, yang dari Bekasi ke Jakarta silakan lakukan aktivitas seperti biasa, tidak perlu SIKM," kata Syafrin, Jumat (9/4/2021).

Simak video 'Polisi Akan Periksa Acak Surat Covid-19 Pengendara di Tol Japek':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/imk)