Bercermin dari India, Mendagri Imbau Masyarakat untuk Tidak Mudik

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 25 Apr 2021 11:50 WIB
Pengarahan Kemendagri ke Pemprov NTB
Foto: Kemendagri
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan larangan mudik Lebaran adalah upaya pemerintah untuk mengantisipasi penularan COVID-19. Upaya ini dilakukan agar 'tsunami' COVID-19 yang terjadi di India tak terjadi di Indonesia.

"Makanya kita minta masyarakat bisa memahami dan memetik pelajaran dari kasus yang terjadi di India sehingga tidak terjadi di Indonesia," kata TIto dalam keterangan tertulis, Minggu (25/4/2021).

Hal itu disampaikan Tito pada saat memberikan pengarahan kepada jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dihadiri Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah di Pendopo Gubernur NTB, Kota Mataram, Sabtu (24/4).

Oleh sebab itu, Tito mengimbau agar masyarakat dapat 'bercermin' atas peristiwa lonjakan COVID-19 di India. Ia pun meminta masyarakat mematuhi larangan mudik Lebaran yang telah menjadi ketetapan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Tito bercerita tentang salah satu acara besar di India yaitu perayaan ritual Kumb Mela, sebuah acara penting bagi umat Hindu di India. Pada acara tersebut, masyarakat India mandi di Sungai Gangga tanpa menerapkan protokol kesehatan dan sejak saat itu, kasus COVID-19 di India melonjak drastis.

"Belum lagi stadion di mana-mana penuh, penontonnya tanpa memakai masker. Sehingga apa yang terjadi di India kita bisa saksikan saat ini. Belum lagi ditambah adanya varian baru COVID-19 yang berasal dari India," ujar Tito.

Ia juga menuturkan peristiwa serupa lainnya yaitu saat India mengadakan pagelaran Pilkada di lima negara bagian yang memicu terjadinya kerumunan massa yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu, Tito mengingatkan kembali kepada masyarakat Indonesia agar mematuhi protokol kesehatan.

"Kita jangan sampai seperti di India. Kenapa? Karena mereka euforia, lupa menaati protokol kesehatan, berkerumun, tidak pakai masker, dan tidak menjaga jarak," tuturnya.

(fhs/ega)