Ssst.. Walkot Tanjungbalai Juga Berupaya Dekati Pimpinan KPK

Yulida Medistiara, Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 12:46 WIB
Lili Pintauli Siregar
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Tersebut kabar salah satu Pimpinan KPK dihubungi Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial sebelum perkara suap-menyuap dengan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju terbongkar. Siapa Pimpinan KPK yang dimaksud itu?

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyebut nama salah satu Pimpinan KPK Lili Pintauli Siregar yang sempat dihubungi oleh Syahrial. Menurut Boyamin, hal ini seharusnya ditelusuri lebih lanjut oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Kabar menyebutkan saat itu Syahrial beberapa kali menghubungi Lili. Sebab, Syahrial mengetahui adanya penyelidikan KPK terhadap suatu perkara di wilayah yang dipimpinnya itu.

"Saya mendengarnya begitu bahwa Wali Kota Tanjungbalai berusaha menjalin komunikasi dengan Bu Lili tapi apakah kemudian Bu Lili menanggapi atau menindaklanjuti seperti apa, saya belum ada informasi," ucap Boyamin kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Namun menurut Boyamin, Lili sepatutnya memblokir nomor telepon Syahrial sebab sebagai Wakil Ketua KPK seharusnya menghindari berhubungan dengan orang-orang yang diduga memiliki perkara di KPK. Saat itu Syahrial diduga menghubungi Lili untuk menanyakan perihal dugaan kasus yang menjeratnya di KPK.

"Maka dari itu untuk mendalami semua ini harusnya Dewan Pengawas mulai melakukan penyelidikan dan melakukan proses-proses sidang dewan etik mulai sekarang," kata Boyamin.

"Untuk mendalami proses yang diduga Wali Kota tadi melakukan komunikasi dengan Bu Lili Pintauli Siregar, justru ini jangan sampai membebani KPK sendiri kalau nanti memang ada komunikasi harus segera dikatakan ada komunikasi dan Bu Lili diberi sanksi dan diperintahkan untuk tidak pernah terlibat di urusan kasus Tanjungbalai dan kasus penyidik yang diduga memeras ini," imbuhnya.

Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial Ditahan KPKWali Kota Tanjungbalai M Syahrial (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

Perihal ini salah satu anggota Dewas KPK Albertina Ho mengaku belum mendengarnya secara utuh. Namun Albertina mempersilakan siapapun untuk menyampaikan ke Dewas KPK disertai bukti.

"Kalau punya bukti-bukti yang valid silakan disampaikan ya," ucap Albertina secara terpisah.

Sementara itu Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjawab diplomatis perihal dugaan komunikasi Syahrial dengan Lili tersebut. Ali menegaskan KPK bekerja berdasarkan bukti.

"KPK tentu bekerja berdasarkan kecukupan alat bukti, tidak berdasarkan asumsi, persepsi dan opini," ucap Ali.

"Untuk itu tentu segala informasi yang kami terima saat ini, kami pastikan akan didalami terhadap para pihak yang akan kami panggil dan periksa sebagai saksi, termasuk nanti akan juga dikonfirmasi kepada para tersangka," imbuhnya.

Simak juga video 'Pakai Rompi Oranye, Walkot Tanjungbalai Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]



Sedangkan Lili belum memberikan respons saat dimintai tanggapannya atas hal ini. Memangnya bagaimana awal mula perkara ini?