KPK: Penyidik AKP Robin Mustahil Setop Kasus Walkot Tanjungbalai

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 24 Apr 2021 17:06 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mengatakan penyidiknya, AKP Stepanus Robin Pattuju, bukan bagian satgas kasus dugaan korupsi yang menyangkut Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. KPK pun menegaskan Robin tak mungkin menghentikan penyelidikan serta penyidikan kasus.

"Kami tegaskan dugaan apa dijanjikan SRP terkait dapat untuk tidak melanjutkan ke tahap penyidikan tersebut sangatlah mustahil berhasil dilakukan. Terlebih yang bersangkutan juga bukan bagian dari tim yang menangani perkara dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tanjungbalai tersebut," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Sabtu (24/4/2021).

Ali kemudian menjelaskan tahapan penanganan perkara di KPK. Dia menyebut penanganan perkara di KPK dilakukan secara kolektif kolegial, bukan individual.

"Perlu kami sampaikan penanganan perkara oleh KPK dilakukan bukan oleh kerja individu. Namun dilakukan melalui kerja tim secara ketat dan terukur mulai pembahasan di tingkat satgas, dibahas bersama di tingkat Direktorat Penyidikan, dan selanjutnya kembali dibahas bersama di tingkat Kedeputian Penindakan," jelasnya.

Dia menyebut pengambilan keputusan oleh KPK selalu melalui proses gelar perkara. Di dalamnya, seluruh tim hingga para pimpinan KPK juga dilibatkan.

"Setiap pengambilan keputusan dilakukan melalui forum gelar perkara yang dihadiri seluruh tim satgas unsur direktorat, baik Penyelidikan, Penyidikan, Penuntutan yang masing-masing tim terdiri atas 4-5 orang, dan juga seluruh pejabat struktural penindakan serta pimpinan secara kolektif kolegial," terang Ali.

"KPK memastikan akan serius menuntaskan perkara ini secara transparan dan tuntas serta mengajak masyarakat ikut mengawasi setiap prosesnya," sambungnya.