Round-Up

Melonjak Klaster Kantor di Jakarta, Gegara Vaksin Bikin Euforia?

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Apr 2021 22:06 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI) Jakarta mengungkap adanya lonjakan kasus terinfeksi virus Corona (COVID-19) diklaster perkantoran menjadi dua kali lipat. Apakah hal itu disebabkan karena euforia masyarakat yang telah divaksinasi COVID-19?

Pemprov DKI melalui akun Instagramnya mengungkap, angka kasus virus Corona klaster kantor di wilayah DKI Jakarta mengalami lonjakan dalam waktu sepekan. Kasus Corona klaster kantor ini mayoritas menyasar masyarakat yang sudah menerima vaksin.

"Sebagian besar kasus konfirmasi COVID-19 di perkantoran terjadi pada perkantoran yang sudah menerima vaksinasi COVID-19," tulis Pemprov DKI Jakarta di akun Instagram resmi dkijakarta, seperti dilihat detikcom, Minggu (25/4/2021).

Dalam unggahannya, Pemprov DKI Jakarta menjelaskan pada periode 5-11 April 2020, kasus positif berjumlah 157 dengan jumlah perkantoran 78. Namun, pada periode 12-18 April ini terjadi kenaikan dengan jumlah kasus positif 425 dengan jumlah perkantoran 177.

"Vaksinasi COVID-19 hanya memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19 dan tetap bisa menularkan jika seseorang terinfeksi COVID-19," katanya.

Jika dilihat dari datahttps://corona.jakarta.go.id/id/data-pemantauan, jumlah kasus terinfeksi virus Corona di DKI pada kurun 12-18 April sejatinya mengalami fase naik turun. Kasus terinfeksi Corona dalam jangka tersebut, paling tinggi tercatat pada 14 April dengan jumlah 1.330 kasus.

Begini sebaran kasus virus Corona di DKI yang dihimpun per 12-18 April:

-12 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 828 kasus
-13 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 661 kasus
-14 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 1.330 kasus
-15 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 979 kasus
-16 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 1.037 kasus
-17 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 940 kasus
-18 April kasus virus Corona DKI Jakarta: 973 kasus

Lonjakan kasus virus Corona diklaster perkantoran juga mendapat sorotan tajam dari epidemiolog, baca di halaman selanjutnya..

Selanjutnya
Halaman
1 2