MUI Ajak Warga Salat Gaib untuk Awak Kapal KRI Nanggala-402

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 25 Apr 2021 15:39 WIB
KRI Nanggala 402
KRI Nanggala 402 (Foto: FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat)
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan turut berduka atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 milik TNI AL yang hilang kontak di perairan utara Bali. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak warga melaksanakan salat gaib mendoakan 53 awak kapal KRI Nanggala.

"Oleh karena itu, bila Panglima TNI sudah menyatakan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan ilmiah para awak tersebut sudah tidak bisa diselamatkan maka mari kita secara bersama-sama atau sendiri-sendiri melaksanakan sholat ghoib agar semua dosa mereka diampuni dan pengabdian serta pengorbanan yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negaranya menjadi ibadah serta mendapatkan ganjaran pahala yang sebesar-besarnya dari-Nya," kata Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, dalam keterangannya, Minggu (25/4/2021).

Anwar mengatakan duka mendalam tak hanya dirasakan keluarga awak kapal, tapi juga seluruh bangsa di Tanah Air. Masyarakat mendoakan agar para awak dapat ditemukan, tetapi jika harapan itu tidak terkabul, MUI mengajak keluarga korban dapat menerima musibah ini dengan penuh ketabahan dan kesabaran.

Anwar mengutip hadis yang diriwayatkan muslim, dikatakan, 'Siapa yang mati karena tenggelam maka dia mati dalam keadaan syahid' (HR. Muslim 1915). Anwar mengajak masyarakat dan pihak keluarga tidak larut dalam kesedihan.

"Jadi kalau masalah ini kita lihat dalam perspektif duniawiyah hal ini jelas merupakan suatu kesedihan tidak hanya bagi keluarga tapi juga bagi kita semua sebagai bangsa tapi saya yakin berbeda halnya dengan mereka. Bagi mereka hal ini jelas merupakan sebuah keberuntungan karena dia bisa menghadap tuhannya dalam keadaan yang dimuliakan oleh Allah SWT," ujarnya.

Sebelumnya, KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam berdasarkan sejumlah bukti autentik. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut kapal selam yang membawa 53 manifes prajurit TNI AL itu tenggelam berdasarkan penemuan tumpahan minyak dan serpihan.

"Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti autentik menuju fase tenggelamnya KRI Nanggala," kata Hadi dalam konferensi pers di Bali, Sabtu (24/4).

Simak video 'Sampaikan Duka, Jokowi Pastikan Pencarian KRI Nanggala Lanjut':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/imk)