Bukber Kantor Desa di Sukabumi Ricuh, Kaca Jendela Pecah

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 25 Apr 2021 00:46 WIB

"Saya memukul meja, karena dia tidak diundang, membicarakan pembangunan kan bukan ranah tanya jawab di situ. Maka saya tolong nanti ada besok lagi, lusa kan nanti kita terbuka di situ. Dia ngotot terus ini mantan kades yang dulu, harapan saya kondusif, tidak ada oknum tidak ada yang menumpangi," ujar Dudun.

Sementara itu, Ade Rosidin salah seorang warga yang berada di lokasi menyebut kedatangan sejumlah warga hanya ingin adanya keadilan terkait rencana pembangunan proyek tersebut. Ade menilai, kades tidak bisa mengakomodir harapan warganya.

"Tuntutan kami warga terdampak ingin keadilan. Simpel sebenarnya kami minta proyek itu dibagi dua dengan lingkungan kami di sana (ada) empat lingkungan. Tapi ternyata waktu itu sudah dimediasi oleh kepala desa di desa dibagi dua, tapi tiba-tiba warga masyarakat diadakan (kesepakatan) lagi yang menggiring itu anaknya (kades) namanya (inisial) A. Kan jadi indikasi di situ jadi tanda tanya kok anaknya aja yang bisa usaha di sana, masyarakat tidak diakomodir. Harapannya pihak desa menampung aspirasi kami ada pekerjaan tolonglah dibagi karena kami juga warga masyarakat jadi ada perusahaan di sini harus bisa menikmati jangan hanya dampaknya saja," beber Ade.

Hingga saat ini situasi di sekitar kantor desa sudah kondusif, beberapa warga yang sempat terlibat kericuhan juga sudah diminta pulang oleh masing-masing tokoh masyarakat.


(sya/rfs)