Zaskia Kritik Bangunkan Sahur Teriak di Toa, Menag: Wajar Merasa Terganggu

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 19:21 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berada di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/3/2021) untuk bertemu pimpinan KPK. Menag diterima Ketua KPK Firli Bahuri didampingi Wakil Ketua Alexander Marwata, Nurul Ghufron dan Nawawi Pomolango. Pertemuan Menag dan KPK terkait  terkait pencegahan korupsi  di lingkungan Kemenag.   Menag juga menyampaikan pentingnya kerja sama pencegahan dan koordinasi supervisi dari KPK mengingat kerawanan dan potensi korupsi terkait tugas dan kewenangan Kemenag. Salah satunya terkait penyelenggaraan haji dan umroh.
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Artis Zaskia Adya Mecca protes soal cara membangunkan sahur dengan teriakan melalui Toa masjid. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menganggap wajar Zaskia terganggu. Dia lantas menyinggung bacaan salat yang dilarang mengeraskan suara agar tak mengganggu orang lain.

"Jika Zaskia merasa terganggu, ya wajar saja," kata Gus Yaqut, sapaan akrabnya, kepada detikcom, Jumat (23/4/2021).

"Orang yang salat saja dilarang mengeraskan bacaan salatnya yang bisa mengganggu orang lain yang sedang salat, apalagi orang yang teriak-teriak membangunkan orang seperti itu. Bagaimana jika yang di dekatnya situ sedang menjalankan salat? Apakah tidak terganggu?" lanjutnya.

Gus Yaqut mengatakan alangkah lebih baik jika takmir masjid bermusyawarah memutuskan seperti apa membangunkan warga untuk sahur di lingkungan sekitar. Sebab, tidak semua orang melaksanakan ibadah puasa. Dia meminta ibadah harus bertoleransi.

"Sebenarnya, pihak takmir masjid beserta lingkungan sekitarnya bermusyawarah, akan jauh lebih baik. Sejauh apa membangunkan orang sahur yang mungkin tujuannya baik, tidak mengganggu warga sekitar. Karena tidak semua orang, bahkan muslim sekalipun, berkewajiban berpuasa Ramadhan, sehingga tidak perlu dibangunkan di waktu sahur. Intinya, semua harus bertoleransi," ujarnya.

Zaskia Adya MeccaZaskia Adya Mecca (Foto: Instagram @zaskiadyamecca)

Lebih jauh Gus Yaqut menyebut adanya syarat-syarat penggunaan pengeras suara masjid yang tercantum dalam instruksi Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam. Di antaranya adalah orang yang terampil dan memiliki suara fasih atau tidak sumbang.

"Sebenarnya sudah ada instruksi Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 101 Tahun 1978 tentang 'Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musholla' ada syarat-syarat penggunaan pengeras suara, salah satunya 'pengguna pengeras suara adalah orang yang terampil dan bukan yang sedang coba-coba atau masih belajar, pengguna pengeras suara hendaknya memiliki suara yang fasih, dan tidak sumbang'," tuturnya.

Sebelumnya, dalam video yang diunggah di Instagram seperti dilihat Jumat (23/4/2021), Zaskia Adya Mecca bertanya-tanya model membangunkan sahur dengan berteriak di Toa masjid. Dia bingung kalau cara itu disebut tengah hits alias tren.

"Cuma mau nanya ini bangunin model gini lagi HITS katanya?! Trus etis ga si pake toa masjid bangunin model gini?? Apalagi kita tinggal di Indonesia yang agamanya pun beragam.. Apa iya dengan begini jadi tidak mengganggu yang lain tidak menjalankan Shaur?!" tulis Zaskia Adya Mecca.

Simak video 'Gegara Toa Sahur, Zaskia Adya Mecca Trending di Twitter':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/isa)