detikcom Do Your Magic

Jembatan Kota Paris Ditutup, Ini Akses Utama Kampung Rawa-Tanah Tinggi

Afzal Nur Iman - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 15:28 WIB
Jembatan Jl Rawa Sawah I, yang menghubungkan Kampung Rawa dengan Kampung Kota Paris, Johar Baru.
Jembatan Jl Rawa Sawah I, yang menghubungkan Kampung Rawa dengan Kampung Kota Paris (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Warga tidak bisa lagi melintas di Jembatan Kota Paris, Johar Baru, Jakarta Pusat, setelah ditutup untuk mengurangi akses tawuran. Tidak jauh dari tempat tersebut ada akses utama untuk menghubungkan Kampung Rawa dan Tanah Tinggi.

Pantauan detikcom di lokasi pada Kamis (22/4/2021) pukul 12.50 WIB, Jembatan Kota Paris sudah terlihat tertutup oleh barier beton yang bertingkat. Kini warga dari RW 06 Kampung Rawa harus memutar lebih jauh untuk menuju RW 05 Tanah Tinggi atau sebaliknya.

Jembatan utama berada tidak jauh dari jembatan yang ditutup. Dari Jembatan Kota Paris menuju jembatan di Jl Rawa Sawah I atau sekitar 300 meter. Jembatan tersebut berada di perbatasan antara Kelurahan Kampung Rawa dan Kelurahan Galur.

Jembatan di jalan tersebut tidak hanya untuk jembatan penyeberangan orang. Namun juga dapat dilalui motor dan mobil. Di sisi kiri jembatan masih termasuk dalam wilayah RT 01/RW 06 Kelurahan Kampung Rawa, satu wilayah RT dengan Jembatan Kota Paris yang ditutup.

Selain jalan yang menjadi akses utama, di gang-gang dekat dengan Jembatan Kota Paris juga terdapat jembatan untuk penyeberangan orang. Jembatan yang paling dekat berada du RW 08 Kampung Rawa dan RW 08 Tanah Tinggi.

Sebagian warga mendukung penutupan jembatan tersebut untuk mencegah akses tawuran. Namun ada juga warga yang tidak sepakat jembatan tersebut ditutup. Alasannya adalah jembatan tersebut dianggap sebagai akses strategis bagi warga sekitar yang bepergian tanpa kendaraan.

Barier untuk halangi akses tawuran dipasang di Jembatan Kota Paris, Johar Baru, Jakarta PusatBarier untuk menghalangi akses tawuran dipasang di Jembatan Kota Paris, Johar Baru, Jakarta Pusat (Afzal Nur Iman/detikcom)

Wahyudi merupakan warga RT 01/RW 06 Kelurahan Kampung Rawa. Menurutnya, jembatan tersebut sangat berguna bagi akses warga.

"Kalau bisa sih jangan dibongkar, jangan ditutup, kalau bisa sih diperbaiki lagi, diperbagus, karena kan ini akses jalan warga ke pasar, berangkat kerja. Jangan, gara-gara masalah tawuran, jembatan ditutup," ujarnya saat ditemui di sekitar Jembatan Kota Paris.

Menurutnya, hanya dengan menutup jembatan bukan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada. Di menyarankan agar daerah tersebut diberi fasilitas olahraga.

"Ya mungkin bisa kasih pendidikan, kasih tempat buat olahraga deh, soalnya di sini nggak ada tanah lapang," kata Wahyudi.

(aik/aik)