Tabrak Petugas BNN, Bandar Narkoba di Sulsel Ditembak Mati

Tim detikcom - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 17:21 WIB
Kendaraan yang dipakai angkut sabu dari Kalimantan ke Sulsel
Kendaraan yang dipakai untuk mengangkut sabu di Sulsel. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga bandar narkoba jenis sabu di kawasan Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari tiga orang tersebut, satu di antaranya ditembak mati.

Deputi Berantas BNN Arman Depari menjelaskan tiga pelaku yang diamankan adalah Alfian, Joherang, dan Houtson Jumadi. Dari ketiganya, BNN menyita 6 karung berisi sabu seberat 89 kilogram.

"Penangkapan dan penembakan yang dilakukan oleh BNN di Bone, Sulsel, adalah rangkaian operasi BNN, Bea-Cukai, dan kepolisian," kata Arman dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/4/2021).

Arman menjelaskan penangkapan ketiganya dilakukan di atas kapal. Menurutnya, sabu 89 kg itu akan dikirim para pelaku dari Kalimantan ke Sulawesi.

"Ketika tiba di Pelabuhan Bajoe, Bone, Sulsel, seorang lelaki atas nama Houtson Jumadi, pengendali dan penjemput barang, dengan mobil pikap warna putih," katanya.

Namun, saat hendak ditangkap, bandar tersebut menabrak petugas BNN. Karena membahayakan keselamatan petugas, bandar tersebut kemudian ditembak mati.

"Ketika akan ditangkap, yang bersangkutan berusaha melawan dan menabrak petugas BNN dengan kecepatan tinggi, membahayakan keselamatan petugas," ucapnya.

"Sehingga dilumpuhkan dengan tembakan mengenai Houtson dan meninggal dunia," tambahnya.

Arman menyebut saat ini tersangka dan barang bukti dibawa ke BNNP Sulsel untuk pengembangan lebih lanjut. Selain menyita 89 kg, BNN mengamankan 1 unit kapal kayu, mobil, dan sejumlah alat komunikasi.

(fas/mea)