detikcom Do Your Magic

Komisi D DPRD Minta Bina Marga Perhatikan Betul Macet Jelang Tapal Kuda LA

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 15:40 WIB
Macet jelang flyover tapalkuda, di Jl Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2021. (Haris Fadhil/detikcom)
Macet menjelang flyover tapal kuda di Jl Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2021. (Haris Fadhil/detikcom)

Pukul 06.00 WIB pagi tadi, kemacetan Jl Lenteng Agung Raya (Depok arah Pasar Minggu) menjelang flyover tapal kuda terpantau sepanjang 350 meter. Indikatornya adalah warna merah, menandakan kendaraan berjalan lambat. Selepas flyover, indikator warna lalu lintas adalah hijau, menandakan kendaraan melaju dengan cepat.

Pukul 07.05 WIB tadi, kemacetan mengular sampai 1 km. Indikator warna menunjukkan merah sejak selepas Universitas Pancasila dan berubah menjadi merah tua pada 350 meter sebelum flyover tapal kuda LA.

Jl Lenteng Agung Raya jelang Flyover Tapal Kuda LA, 15 April 2021, pukul 07.45-08.00 WIB. (Danu Damarjati/detikcom)8Jl Lenteng Agung Raya menjelang flyover tapal kuda LA, 15 April 2021, pukul 07.45-08.00 WIB. (Danu Damarjati/detikcom)

Biang kemacetan adalah penyempitan jalan atau bottleneck akibat badan Jl Lenteng Agung Raya termakan flyover tapal kuda. Wacana pelebaran jalan pernah diembuskan oleh Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria. Namun, Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengaku pihaknya belum ada rencana pelebaran jalan di ruas. Belakangan, Riza menyatakan pelebaran jalan hanyalah salah satu opsi.

"Pasti kita akan carikan solusinya. Di antaranya, umpamanya pelebaran ya, mengatur arus lalu lintas, solusinya macam-macam, di antaranya pelebaran," ucap Ariza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (9/4).


(dnu/dnu)