detikcom Do Your Magic

Pemprov Jabar Prioritaskan Pembangunan Tembok di Jl Cilebut yang Longsor

Afzal Nur Iman - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 12:09 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinis Jawa Barat Dicky Ahmad Sidik. (Afzal Nur Iman/detikcom),
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinis Jawa Barat Dicky Ahmad Sidik. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat, Dicky Ahmad Sidik, melakukan tinjauan tembok penguat tanah (TPT) yang longsor di Jl Cilebut, Tanah Sareal, Kota Bogor. Dicky menyebut perbaikan tembok itu prioritas, tapi proyek baru akan dikerjakan tahun depan.

"Iya (prioritas), tadi itu emang harus segera diperbaiki juga karena memang itu jadi jalur lalu lintas utama lah di Kota Bogor ini," kata Dicky di Kantor Wali Kota Bogor, Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/4/2021).

Dicky baru saja melakukan koordinasi dengan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Kantor Wakil Wali Kota Bogor. Disebut, perbaikan TPT perlu perencanaan yang matang.

"Mungkin ke depan kita coba rencanakan langkah pertamanya, karena cukup pertama karena anggaran besar tentunya perlu perencanaan yang lebih detail supaya lebih akurat terkait penanganannya," lanjutnya.

Tahap awal, Dinas SDA Jabar telah mengecek titik lokasi pembuatan PTP. Titik itu merupakan usulan dari Pemkot Bogor kepada Pemprov Jabar.

"Hari ini kita liat yang saluran Cisadane Empang, terkait usulan dari Pemkot Kota Bogor, terkait usulan penataan bekas longsor di saluran Cisadane Empang," jelasnya.

Usai meninjau lokasi tersebut, Dicky mengungkap permasalahan yang ada di lokasi. Salah satunya alih fungsi lahan.

"Tapi memang ada permasalahannya itu kaitan dengan pelayanan irigasinya, itu sudah banyak berubah tata guna lahannya, dulunya sawah menjadi pemukiman, tentunya ini perlu penanganan yang unik gitu, bagaimana kita supaya efektif," jelasnya.

Dicky menambahkan, banyak daerah aliran sungai yang menjadi kewenangan Pemprov Jawa Barat. Namun masalah di Jl Colebut jadi prioritas karena irigasi di sana usianya sudah lebih dari 100 tahun.

"Di Bogor sebetulnya banyak kan kita banyak aset kaitannya dengan irigasi yang usianya cukup sudah ada yang lebih 100 tahun, kita concern-nya di sana kaitan perbaikannya karena sudah dari segi umur sudah cukup tua," ungkapnya.

Tonton juga Video: Jalan Boulevard Grand Depok City Ambles, Contraflow Diberlakukan

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)