Warga Banda Aceh Dilarang Main PS-Game Online Selama Ramadhan!

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 18:00 WIB
Petugas Wilayatul Hisbah (Polisi Syariat Islam) memakaikan kain sarung kepada warga memakai celana pendek saat terjaring razia penertiban hukum syariat islam di Lhokseumawe, Aceh, Senin (5/8/2019). Razia syariat Islam itu menjaring puluhan wanita memakai pakaian ketat dan pria memakai celana pendek yang tidak sesuai dengan hukum syariat, qanun nomor 11/2002 tentang akidah, ibadah dan syiar islam serta qanun nomor 6/2014 tentang hukum jinayat Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/foc.
Wilayatul Hisbah (ANTARA FOTO/Rahmad)
Banda Aceh -

Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh meminta warga tidak bermain biliar hingga game online selama bulan Ramadhan 1442 Hijriah. Selain itu, warga baru dibolehkan berjualan makanan dan minuman mulai pukul 16.30 WIB.

Aturan itu tertuang dalam seruan yang dikeluarkan Forkopimda Banda Aceh. Dalam keputusan itu, pemerintah juga meminta pelaksanaan sahur, buka puasa, dan salat tarawih memperhatikan protokol kesehatan pencegahan virus Corona.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta masyarakat tidak menjual makanan dan minuman untuk umum mulai imsak sampai pukul 16.30 WIB. Selain itu, seluruh tempat usaha diminta tutup saat salat Isya dan tarawih serta baru boleh buka kembali pukul 21.30 WIB.

"Tidak menggelar karaoke, mengoperasikan permainan biliar, PlayStation, berbagai jenis game online dan hiburan lainnya selama bulan suci Ramadhan," kata Aminullah dalam keterangannya, Rabu (14/4/2021).

Aminullah menyebutkan jadwal buka salon juga diatur sehingga boleh buka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Pemkot Banda Aceh bakal melakukan pengawasan.

Dia juga mengajak semua pihak mematuhi keputusan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh terkait Tausyiah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan dan Kegiatan Keagamaan Lainnya Tahun 1442 Hijriah.

"Dalam salah satu poinnya, MPU Aceh meminta kepada setiap komponen masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian seperti duduk kumpul-kumpul bersama di jalan, buka puasa bersama, sahur bersama, safari Subuh, dan lain-lain," ujar Aminullah.

(agse/jbr)