Wanita Sulsel Ungkap Alasan Dilamar Pakai 2 Keping Bitcoin Senilai Rp 1,8 M

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 14:23 WIB
A Bau Tenri Abeng (31) yang viral di media sosial usai dilamar pakai 2 keping BitCoin yang nilainya mencapai Rp 1,7 miliar (dok. Istimewa).
Foto: A Bau Tenri Abeng (31) yang viral di media sosial usai dilamar pakai 2 keping BitCoin yang nilainya mencapai Rp 1,7 miliar (dok. Istimewa).
Makassar -

Wanita pengusaha asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Bau Tenri Abeng menjadi viral di media sosial usai dilamar oleh kekasihnya Radja Muh Hasbi (47) dengan 2 keping bitcoin yang kini nilainya mencapai Rp 1,8 miliar. Andi Tenri lalu mengungkap alasannya ingin dilamar menggunakan bitcoin.

"Karena saya bergelut di dunia koin, ya saya mau dong dilamar pakai koin. Kemudian kalau uang tunai cuma segitu-segitu, kalau koin kan bisa naik setiap detik," kata Andi Tenri kepada detikcom, Rabu (14/4/2021).

Menurut Andi Tenri, saat dia dilamar pada Selasa (6/4) lalu total nilai 2 keping bitcoin yang diberikan kepadanya Rp 1,7 miliar, dan kini nilainya sudah tembus 1,8 miliar.

"Sempat tembus Rp 970 juta (per keping) tadi pagi. Kenapa, harga koin lebih kencang dari aset yang lain, karena dia tergantung isu, bukan harga barang dunia. Kalau yang lain kan, emas atau properti dia mengikut harga dolar kan. Kalau BTC nggak, kalau BTC itu tergantung isu dan komunitas," imbuhnya.

Terkait mahar yang kini sudah dia terima, Andi Tenri masih enggan menukarkannya ke Rupiah dan menggunakannya. Sebab, dia memprediksi nilai bitcoin miliknya masih akan naik.

"Kemarin kan ada isu bakalan naik Rp 4 miliar di akhir tahun, tapi kalau begini, bakalan (cepat) naik, bisa-bisa tidak sampai akhir tahun sudah Rp 4 miliar harganya. Makanya saya masih hold, saya masih simpan, belum ada pencairan," tuturnya.

Andi Tenri bahkan tidak menduga keinginannya untuk dilamar menggunakan bitcoin menjadi viral di media sosial. Dia tidak menduga pernikahannya akan menjadi perbincangan publik.

"Bahkan sampai Jakarta, sudah se-Indonesia yang pemain koin sudah dapat ini berita. Saya punya grup bisnis ada beberapa yang post (unggah), tapi saya tidak mengaku itu saya," paparnya.

Sementara itu, Andi Tenri juga perlu waktu untuk memahamkan kepada orang tuanya saat ingin dilamar menggunakan bitcoin, karena uang mahar atau uang panai-nya tidak terlihat bentuk fisiknya.

"Orang tua saya sebelumnya saya buka wawasan mereka, bahwa saya bisnis seperti ini (bisnis koin). Jadi sedikit banyaknya, ketika saya ngomong saya dilamar uang panai-nya bitcoin mereka welcome saja, karena memang sebelumnya saya selalu sampaikan berbisnis, setiap saya mengirim ini hasil bisnis saya. Saya sudah kasih pemahaman jauh sebelumnya," tuturnya.

Diketahui, Andi Tenri dilamar di Makassar pada Selasa (6/4) lalu. Hanya berselang satu hari kemudian, Kamis (8/4), Tenri dan Radja melangsungkan akad nikah di Makassar.

Simak juga 'Mantap! Beli Mobil Tesla Bisa Pakai Bitcoin':

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/idh)