Round-Up

Obrolan Jokowi-Ma'ruf dan Sinyal Reshuffle yang Makin Kuat

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 06:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi)membuka SIdang Kabinet Paripurna (SKP) perdana di Tahun 2020, yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/1/2020).
Jokowi-Ma'ruf Amin (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengenai perombakan kabinet. Kini sinyal reshuffle para menteri kian menguat.

Pertemuan Jokowi-Ma'ruf Amin itu diuangkap oleh juru bicara Wapres Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi. Hal itu diungkap Masduki setelah DPR menyetujui dibentuknya Kementerian Investasi dan penggabungan Kemendikbud dengan Kemenristek.

"Kalau terkait dengan soal apakah nanti ada reshuffle, tentu Wapres udah rembukan, diajak rembukan oleh presiden," kata Masduki dalam konferensi pers secara daring, Senin (12/4/2021).

Masduki tidak merinci pembahasan mengenai reshuffle itu. Setelah semuanya terang, Masduki mengatakan, nantinya akan diungkap ke publik.

"Nanti akan ada pembicaraan spesifik antara presiden dan wapres dan kalau semuanya clear baru dibicarakan," lanjutnya.

Perombakan kabinet ini disebut akan terjadi pekan ini. Hal itu dilontarkan oleh Tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.

"Insyaallah kalau tidak ada aral melintang pekan-pekan ini. Karena kan Pak Jokowi itu kalau sudah ada satu keputusan kan tanggal 30 Maret kemarin kan surat dikirim ke DPR yang isinya itu rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud, karena banyak tugas fungsi dan perannya Menristek itu dikerjakan BRIN. Jadi Kemendikbud dan Ristek serta pembentukan Kementerian Investasi," kata Ali Mochtar Ngabalin saat dihubungi, Selasa (13/4).

Lihat Video "Ali Ngabalin: InsyaAllah Reshuffle Kabinet Pekan Ini!":

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2