Kakorlantas ke Jajaran: Loloskan Pemudik dari Penyekatan, Sanksi 2 Kali Lipat!

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 18:35 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Istiono
Kakorlantas Polri Irjen Istiono (Foto: dok. NTMC)
Jakarta -

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mewanti-wanti anggotanya untuk tidak melakukan penyimpangan saat penyekatan di jalur mudik. Istiono mengancam akan memberi sanksi dua kali lipat kepada anggotanya yang melanggar aturan.

"Saya pastikan sanksi dua kali lipat hukumannya," kata Istiono kepada wartawan di Satpas Polda Metro Jaya, Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (13/4/2021). Hal itu dia sampaikan menanggapi pertanyaan soal kemungkinan personel Polisi Lalu Lintas (Polantas) meloloskan pemudik dari penyekatan dengan imbalan uang.

Istiono memberi contoh sanksi dua kali lipat yang dia maksud, semisal jika biasanya hukuman bagi anggota yang melanggar adalah 21 hari, maka akan digandakan menjadi 42 hari. Istiono menekankan dirinya akan memastikan sanksi itu berjalan.

"Kalau dikurung 21 hari, itu akan tambah 21 hari lagi. Saya pastikan itu hukumannya dua kali lipat. Jadi pada waktu operasi, anggota tidak ada yang melakukan pelanggaran, apalagi main-main dalam situasi ini," tegas Istiono.

Kakorlantas juga memperingatkan travel gelap untuk tak coba-coba beroperasi. "Jangan main-main, travel gelap akan saya tindak. Kalau perlu saya tahan dan dikeluarkan setelah Lebaran," tegas Istiono.

Korlantas Polri sebelumnya menyiapkan Operasi Keselamatan mulai 12 hingga 25 April 2021. Selain menyasar penertiban lalu lintas, Operasi Keselamatan ini juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap larangan mudik Lebaran 2021.

Bukan cuma itu, Kakorlantas juga meminta seluruh jajarannya meningkatkan pengamanan. Keamanan ditingkatkan mulai 26 April hingga 5 Mei 2021 atau sebelum peniadaan mudik Lebaran Idul Fitri pada 6-17 Mei.

"Antisipasi itu dilakukan karena diprediksi masyarakat mudik terlebih dahulu sebelum peniadaan mudik dimulai," kata Istiono dalam keterangan tertulis.

Selama periode tersebut 26 April hingga 5 Mei, jajaran Korlantas Polri di wilayah diminta melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. Salah satu tujuannya mengantisipasi masyarakat yang pulang kampung sebelum larangan mudik diberlakukan pada 6-17 Mei 2021.

(aud/aud)