Jokowi-BG Bisa Jadi Ketum? Senior PDIP: Trah Sukarno Vital

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 15:45 WIB
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno
Elite PDIP, Hendrawan Supratikno (Istimewa)
Jakarta -

Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala BIN Budi Gunawan (BG) disebut-sebut pas menjadi suksesor Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Elite PDIP Hendrawan Supratikno menyebut suksesi kepemimpinan PDIP berada di tangan Megawati sepenuhnya.

"Orang luar lebih sibuk bicara suksesi di partai kami, dibanding orang dalam. Salah satu sebabnya pasti karena orang dalam sudah paham dengan AD/ART partai kami. Soal suksesi sepenuhnya kewenangan Ketum petahana. Dengan demikian, kader justru bisa fokus untuk melakukan hal-hal lain dan tidak menghabiskan energi untuk menimbang, meminang atau memenangkan kontestasi bagi calon yang diusungnya," kata Hendrawan kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).

Namun Hendrawan kemudian bicara soal integrasi internal PDIP. Menurut senior PDIP ini, trah Sukarno sangat vital untuk integrasi internal PDIP.

"Setiap organisasi berhadapan dengan dua tantangan besar: membangun integrasi ke dalam, dan membangun adaptasi ke luar (internal integration, external adaptation). Untuk integrasi internal, trah Sukarno sangat vital, karena sekujur ideologi, ruh, dan gerak organisasi partai bersumber pada ajaran-ajaran Bung Karno," ujar Hendrawan.

"Haluan dan derap perjuangan kami diturunkan dan diterjemahkan dari gagasan-gagasan besar dan mendasar dari Bung Karno," sambung eks Ketua DPP PDIP ini.

Hendrawan menyebut tak tertutup kemungkinan trah di luar Sukarno bisa ambil bagian di PDIP. Namun sosok itu harus memahami seluk beluk di PDIP.

"Apakah yang bukan trah tak bisa ambil bagian? Tentu sangat bisa, dalam menjawab tantangan adaptasi eksternal. Lihat komposisi dan personel yang ada di DPP. Di situ ada simfoni lintas mozaik dan lintas kompetensi yang menarik," imbuhnya.

Bursa calon penerus Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya mencuat meski Kongres PDIP masih jauh. Nama kuat suksesor Mega saat ini adalah dua anaknya, Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno, menilai cukup sulit mencari pengganti Megawati di luar trah Sukarno. Sebab, perjalanan sejarah membuktikan hal tersebut.

"Sebenarnya sangat sulit mencari sosok pengganti Ketum PDIP di luar Puan dan Prananda. Partai ini bisa kuat dan besar sampai saat ini karena faktor trah Sukarno. Ada nilai historis yang melekat di situ," kata Adi kepada wartawan, Selasa (13/4).

Namun, menurut Adi, dalam politik, apa pun bisa terjadi dalam sekejap. Sesuatu yang mustahil, katanya, bisa terwujud. Oleh sebab itu, dia menilai nama Presiden Jokowi dan Kepala BIN Budi Gunawan bisa menjadi penerus Megawati.

"Kalau melihat gosip politik yang berkembang di media selama ini, ada nama Jokowi dan Budi Gunawan yang selalu dinilai pas sebagai suksesor Megawati. Dua nama besar yang dinilai bisa melanjutkan success story PDIP ke depan," ujar Adi.

Simak juga 'Politisi PDIP Bicara Soal Indikator Demokrasi di Tubuh Partai':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/mae)