Sidang Kasus Kerumunan HRS

HRS Tolak Hakim Skors Sidang hingga Salat Tarawih Selesai: Itu Sunah

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 19:20 WIB
Sidang Habib Rizeq
Habib Rizieq (Istimewa/Dok. Kuasa Hukum Habib Rizieq)
Jakarta -

Ketua majelis hakim Suparman Nyompa menskors sementara sidang perkara Habib Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung. Awalnya hakim memutuskan sidang kembali digelar seusai salat tarawih.

"Karena masuk magrib, sidang kita skors, kita selesaikan sidang pemeriksaan saksi kali ini hingga selesai. Karena besok juga sudah puasa, nanti sambil menunggu keputusan pemerintah, kalau sudah nanti kita tarawih dulu, selepas tarawih baru kita mulai lagi sidangnya," ujar Suparman dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).

Menanggapi pernyataan hakim, Habib Rizieq menyebut salat tarawih memiliki hukum sunah. Maka, menurutnya, bisa dilakukan sendiri atau memundurkan jam tarawih.

"Yang Mulia, salat itu lima waktu itu wajib, salah tarawih itu sunah. Kita bisa laksanakan salat tarawih sendiri, bisa kita undurkan jamnya," kata Rizieq.

Dia menilai kegiatan yang bersifat wajib perlu didahulukan sehingga dia meminta sidang tetap dilanjutkan seusai skors salat Isya.

"Salat tarawih kita cinta salat tarawih, kita rindu salat tarawih, tapi kita dahulukan yang wajib. Jadi setelah sidang ini dibuka 18.45 WIB atau jam 19.00 WIB bagaimana majelis dilanjutkan sampai selesai," tutur Rizieq.

Hakim lantas setuju dengan pernyataan Habib Rizieq. Hakim memutuskan sidang ditunda dan kembali dilanjutkan seusai salat Isya.

"Saya kira ini kita sudah dengar, jadi kita bisa selesai salat Magrib bisa masuk sidang lagi, nanti dimundurkan karena ada kegiatan mendesak juga, harus kita selesaikan. Tidak apa-apa katanya kita mundurkan sedikit waktu salat tarawihnya," kata Hakim.

"Jadi kita jeda selesai salat Magrib isoma (istirahat, salat, makan) terus makan. Kira-kira paling lambat jam 7 malam, sidang diskors," tutup hakim.

Diketahui saat ini hakim masih melakukan pemeriksaan saksi dalam persidangan. Terdapat 7 saksi yang tersisa.

Ketujuh saksi tersebut yaitu, mantan Wali Kota Jakpus Bayu Meghantara; Kadishub Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo; Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Jakpus, Mohammad Sholeh; Ketua RT 02/RW 04, Petamburan Jeki Mareno; ASN Kemenag RI Mawardi, dan Dir Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB Rustian SSI.

Simak video 'Habib Rizieq ke Eks Kapolres Jakpus Soal Acara di Petamburan: Kenapa Tak Larang Saja':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/jbr)