Sidang Kasus Kerumunan HRS

Eks Kapolres Jakpus Ungkap Pihak HRS Tutup Jl KS Tubun Tiba-tiba!

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 13:55 WIB
Sidang kerumunan Habib Rizieq (Dwi Andayani/detikcom
Sidang kerumunan Habib Rizieq (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Eks Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, menceritakan kronologi ditutupnya Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat, saat Habib Rizieq Shihab (HRS) menggelar pernikahan putrinya. Heru mengungkapkan jalan tersebut ditutup tiba-tiba.

"Pada awalnya pagi tenda itu sudah terpasang, tetapi jalan masih terbuka. Tetapi pada saat sore menjelang jam 16.00, jam 17.00 massa sudah banyak. Tiba-tiba jalan ditutup dari ujung ke ujung untuk aktivitas kegiatannya rencana Maulid dan rencana pernikahannya anak terdakwa," kata Heru, yang menjadi saksi yang dihadirkan JPU dalam sidang pemeriksaan saksi kasus kerumunan, di PN Jaktim, Senin (12/4/2021).

Jaksa kemudian menanyakan siapa yang menutup Jalan KS Tubun tersebut. Heru pun menjawab pihak Habib Rizieq-lah yang melakukan penutupan.

"Siapa yang lakukan penutupan jalan itu?" tanya Jaksa.

"Dari pihak mereka sendiri mereka memasang kursi dan memasang mobil di ujung ke ujung sehingga akses tidak bisa dilewati," jawab Heru.

Jaksa kembali bertanya apakah saksi mengenal orang-orang yang melakukan penutupan. Heru menjawab tidak mengenal.

"Kami dapat anggota di lapangan yang menutup menggunakan baju putih-putih. Kita tidak bisa memastikan apakah itu dari ormas FPI atau tidak, tapi yang jelas mereka menggunakan baju putih-putih menutup dari ujung dekat sebelum pemakaman itu dinas pemakaman sampai di ujung di U-turn setelah rumah sakit," papar Heru.

Heru kemudian ditanya mengenai dampak penutupan jalan tersebut. Dia lantas menjawab bahwa penutupan tersebut berdampak pada lalu lintas di kawasan Petamburan.

"Apakah penutupan jalan itu berdampak pada terganggunya ketenteraman?" tanya Jaksa.

"Saya kira berdampak. Karena masyarakat kita yang tadinya bisa melalui akses itu, memutar lewat belakang di pinggir sungai, sehingga menyulitkan dan mengganggu aktivitas Petamburan 1, 2, 3, sampai 6," jawab Heru.

Sempat Minta Acara Dibatalkan

Heru dalam kesaksiannya mengaku sempat bertemu dengan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi dalam sidang lanjutan Habib Rizieq. Heru mengaku kala itu meminta acara di Petamburan tersebut dibatalkan, tapi Maman tidak menyanggupi itu.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Sidang Rizieq Hadirkan 10 Saksi, Akses Masuk Pengadilan Dibatasi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2