Waket DPRD Surabaya Ajak Warga Manfaatkan Beasiswa Gemas

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 17:40 WIB
DPRD Kota Surabaya
Foto: DPRD Kota Surabaya
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengapresiasi program beasiswa Generasi Emas (Gemas) yang disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Ia menjelaskan beasiswa ini diperuntukkan bagi setiap anak Surabaya yang diterima di semua PTN Surabaya dan sejumlah PTS.

Lebih lanjut, Reni menjelaskan para lulusan SMA/SMK ber-KTP Surabaya yang baru saja diterima di PTN melalui jalur SNMPTN dapat memanfaatkan Program Beasiswa Pemkot ini. Ia menambahkan, nantinya calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SBMPTN juga bisa memanfaatkan program tersebut.

"Asal berasal dari keluarga berpenghasilan rendah (MBR) dan diterima di PTN dan PTS yang sudah bekerja sama dengan Pemkot Surabaya, mahasiswa bisa mendapatkan beasiswa Pemkot ini. Ayo manfaatkan kesempatan baik ini," kata Reni dalam keterangan tertulis, Jumat (9/4/2021).

Reni mengungkap semua PTN di Surabaya dan sejumlah PTS telah bekerja sama dengan Pemkot Surabaya dalam Program Beasiswa Gemas ini. Tak hanya di wilayah Surabaya, Pemkot Surabaya juga menyasar kerja sama dengan kampus negeri di Madura, Malang, dan Solo.

Adapun universitas di luar Surabaya itu di antaranya Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Brawijaya Malang, dan UNS Solo.

Oleh karena itu, Reni mengatakan program beasiswa ini patut diapresiasi karena menjadi langkah nyata Pemkot Surabaya untuk ikut mengantarkan warga MBR.

"Yang utama adalah memutus mata rantai kemiskinan generasi berikutnya. Pemkot sudah lakukan ini. Tidak ada alasan bagi mahasiswaMBR tidak mengejar cita-cita tinggi," lanjut Reni.

Politisi perempuan dari PKS ini menjelaskan mahasiswa hanya perlu konsentrasi pada belajar, tugas kuliah, dan pengembangan diri di kampus sebab seluruh SPP atau uang kuliah tunggal (UKT) telah dibiayai pihak Pemkot Surabaya.

Tak hanya itu, Reni menjelaskan dalam beasiswa ini Pemkot Surabaya juga akan mencukupi kebutuhan perkuliahan. Diketahui, Pemkot Surabaya akan memberikan uang sebesar Rp 750.000 di setiap awal semester.

Ia menyebutkan artinya dalam setahun diberi Rp 1,5 juta untuk kebutuhan perkuliahan. Selain itu, lanjut Reni, beasiswa ini juga meliputi pemberian uang saku per bulan senilai Rp 500.000.

"Semua ingin anak-anak Surabaya ini semangat belajarnya berlipat. Mereka harus produktif dan bisa mengangkat martabat keluarga," tambah Reni.

Reni menilai Program Beasiswa Gemas akan sangat dinantikan di tengah pandemi sekarang ini.

Oleh karena itu, Reni juga mendorong agar beasiswa tak hanya diberikan pada warga MBR yang sudah mendapat SK Pemkot. Namun juga diberikan pada warga terdampak pandemi karena PHK juga bisa diakomodasi dengan beasiswa tersebut.

Sementara itu, Reni menjelaskan pendaftaran beasiswa ini dibuka melalui Dinas Pendidikan Surabaya di Jl Jagir pada saat memulai tahun ajaran baru. Ia menjelaskan beasiswa diberikan tidak hanya pada mahasiswa baru yang baru diterima, tapi juga untuk mahasiswa lama yang belum mendaftar.

"Untuk itu, Dindik dan tugas kita semua mensosialisasikan program beasiswa ini secara masif hingga kampung-kampung. Saya yakin akan lahir pemutus-pemutus rantai kemiskinan kota," tandas Reni.

(ega/ega)