DKI Anggarkan Rp 1,5 Triliun untuk Pembebasan Lahan MRT Kota-Ancol Barat

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 18:26 WIB
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo
Syafrin Liputo (Luqman/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta tahun ini akan memulai pengadaan tanah untuk proyek pembangunan jalur MRT koridor Kota-Ancol Barat. Total anggaran yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta mencapai Rp 1,5 triliun bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Jadi total yang dibutuhkan kami proyeksikan sebesar itu untuk lebih-kurang 19,6 hektare. Nominal kebutuhan perkiraan kami sementara sekitar Rp 1,5 triliun," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Rabu (7/4/2021).

Lebih lanjut Syafrin menjelaskan akan ada panitia yang bertugas mempercepat pembebasan lahan. Dengan begitu, rencana ini dapat diselesaikan sesuai target pada 2023.

"Kami harus melakukan rapat persiapan, koordinasi dengan stakeholder sehingga keseluruhannya firm, termasuk di dalamnya akan ada panitia yang nantinya dibentuk untuk melaksanakan pembebasan lahan," jelasnya.

"Memang target kami sampai 2023 secara keseluruhan lahan sudah selesai. Tentu akan menyesuaikan penganggaran. Untuk pembebasan lahan clear kita harapkan 2023," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan lokasi pembangunan jalur MRT Koridor Kota-Ancol Barat. Hal ini menindaklanjuti proses pembangunan MRT fase II dari kawasan Bundaran HI-Ancol yang kembali dilanjutkan.

Penetapan lokasi ini tercantum dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 92 Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Jalur Mass Rapid Transit Koridor Kota-Ancol Barat. Pengadaan tanah ini mulai dilakukan tahun ini hingga 2023.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2