Gubernur NTT Ancam Tutup Toko yang Naikkan Harga Bahan Bangunan Usai Bencana

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 10:36 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat di Kejagung (Foto: Wilda/detikcom)
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menginstruksikan jajaran Satpol PP bersama Polda NTT untuk melakukan sidak ke toko bahan bangunan. Dia meminta agar toko bangunan yang menaikkan harga bahan bangunan ditindak seusai bencana banjir dan longsor akibat Siklon Tropis Seroja di NTT.

"Hari ini saya instruksikan Kasatpol PP Provinsi NTT berkoordinasi bersama Polda NTT untuk melakukan sidak terhadap toko penyedia bahan bangunan agar tidak menaikkan bahan bangunan pascabencana di NTT,' kata Viktor dalam keterangan tertulis, Rabu (7/4/2021).

Sidak ke toko bahan bangunan diinstruksikan mulai Rabu (7/4) hari ini. Viktor Laiskodat mengeluarkan instruksi tersebut sebagai respons dan antisipasi atas temuan di lapangan dan keluhan masyarakat atas kenaikan harga bahan bangunan.

"Para pedagang bahan bangunan sungguh tidak turut merasa berduka dan prihatin terhadap peristiwa yang dialami rakyat NTT, untuk itu saya perintahkan agar harga segera diturunkan," ujarnya.

Viktor Laiskodat berharap dukungan masyarakat agar dapat melaporkan kepada pemerintah setempat manakala terdapat toko penyedia bahan bangunan yang menaikkan harga. Toko yang kedapatan menaikkan harga bahan bangunan akan ditutup dan izin dicabut.

"Di samping dilakukan sidak, diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah dan dipastikan tokonya ditutup dan izinnya dicabut," tegasnya.

Untuk diketahui, Pemprov NTT telah membangun pos komando tanggap darurat bencana Siklon Tropis Seroja. Posko itu bertempat di Aula El Tari Kupang, NTT.

Simak juga Video: Siklon Tropis Seroja Menewaskan 119 Jiwa

[Gambas:Video 20detik]

(fas/hri)