Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro di 20 Provinsi Hingga 19 April

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 16:35 WIB
Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto
Foto: Airlangga Hartarto (Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro Tanah Air. PPKM mikro diperpanjang dua minggu ke depan hingga tanggal 19 April.

"Sehingga secara keseluruhan yang ikut PPKM ada 20 provinsi itu untuk periode tanggal 6 sampai 19 April. Dan pemerintah menambahkan dan memperpanjang PPKM tahap berikutnya atau tahap kelima untuk 2 minggu ke depan," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat jumpa pers di akun YouTube Setpres, Senin (5/4/2021).

Airlangga menjelaskan ada penambahan 5 wilayah yang menjalankan PPKM mikro. Sehingga, total provinsi yang mengikuti PPKM mikro berjumlah 20 provinsi.

"Kemudian pemerintah memperbesar wilayah provinsi yang ikut PPKM, yaitu dengan data yang ada baik itu terkait dengan kasus sembuh, meninggal, aktif, kemudian kumulatif kasus, maka pemerintah menambahkan 5 daerah lagi yaitu Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Riau, dan papua," ujar Ketua Umum Partai Golkar ini.

Airlangga juga turut menjelaskan pemerintah memperkecil zonasi di tingkat desa hingga RT/RW. Hal ini diputuskan untuk lebih cepat memutus mata rantai penularan virus Corona.

"Dan selanjutnya pemerintah juga akan memperkecil jaring di desa, di RT dan RW. Kalau semula zona merah nya lebih dari 10 rumah, pemerintah sekarang memperkecil di atas 5 rumah itu merah. kemudian zona oranyenya 3 sampai 5 rumah, zona kuning 1 sampai 2 rumah dan tidak ada kasusnya dalam satu rumah atau tidak kasus kurang dari satu rumah itu berarti hijau," imbuhnya.

PPKM mikro sebelumnya berlaku di 15 provinsi, yaitu di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Belum dijelaskan 5 provinsi tambahan PPKM Mikro.

Simak juga 'Kemenkes: Selama PPKM, Pelaku Perjalanan Internasional Meningkat':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/tor)