Kapolres Pastikan Paskah di 113 Gereja Jakarta Barat Kondusif

Rakha Arlyanto Darmawan, Afzal Nur Iman - detikNews
Minggu, 04 Apr 2021 19:04 WIB
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo (Foto: Afzal Nur Iman/detikcom).
Jakarta -

113 gereja di Jakarta Barat (Jakbar) telah selesai melaksanakan ibadah Paskah hari ini. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan Hari Raya Paskah di Jakarta Barat berlangsung kondusif.

"Alhamdulillah sampai saat ini kondusif dan seluruh kegiatan ibadah Hari Paskah sudah selesai," kata Ady Wibowo kepada wartawan saat mengunjungi Gereja Santo Andreas di Komplek Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (4/4/2021).

Dari 113 gereja tersebut, sebanyak 47 gereja menggelar ibadah secara virtual. Bukan hanya polisi, pengamanan tersebut bekerja sama dengan TNI, unsur pemerintahan, dan masyarakat setempat.

"Kita di Jakbar ada 113 gereja yang melaksanakan kegiatan, namun dari 113 gereja tersebut ada 47 gereja yang melakukan kegiatan secara daring, walaupun secara daring namun juga ada perwakilan yang hadir di situ. Sehingga, 71 gereja itu melaksanakan secara tatap muka," sebut Ady.

"Personel Polri-nya sekitar 700, kemudian dukungan dari rekan-rekan Kodim 0503 ada sekitar 350, kemudian kita juga dapat dukungan dari masyarakat setempat yang juga membantu secara sukarela di gereja-gereja yang ada di Jakbar," lanjutnya.

Pengamanan Hari Raya Paskah tidak hanya dilakukan dengan menjaga gereja-gereja di wilayah Jakbar. Peningkatan pengamanan juga dilakukan dengan patroli dari unsur 3 Pilar.

"Penebalan dengan kegiatan patroli yang dilakukan oleh 3 Pilar dari Polres, dari Kodim 0503, dan pemerintah kota setempat," kata Ady.

Di Gereja Santo Andreas sendiri dikatakan ada 40 personel yang disiagakan. Selain soal pengamanan, Ady juga menjelaskan terkait dengan protokol kesehatan di gereja tersebut yang dikatakan berjalan dengan baik.

"Protokol kesehatan sangat baik, mereka menggunakan barcode, kemudian ada tempat cuci tangan, sabun, menjaga jarak, kapasitas yang harusnya 1300, ini hanya 200, jadi kami melihat protokol kesehatannya berjalan dengan baik, sesuai dengan anjuran daripada pemerintah," jelasnya.

Perayaan Paskah di Gereja Santo Andreas sendiri sudah selesai dan berjalan lancar. Rangkaian Pekan Suci Paskah dimulai hari Kamis sampai Minggu.

"Semuanya berjalan baik, kita juga berjalan tenang, apalagi dengan kunjungan Pak Kapolda ke sini. Merasa lebih tenang dan semuanya berjalan baik," ungkap Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja Santo Andreas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Charles, kepada wartawan.

Jemaat yang hadir sebanyak 250 orang. Jumlah tersebut merupakan pembatasan kehadiran, mengingat adanya protokol kesehatan yang harus diperhatikan.

"Termasuk perayaan besar dan batasnya 250 biasanya. Kita bisa terisi keadaan normal 1.300. Akhirnya cuma 250, biasanya kalau hari raya bisa sampai 4.000, sangat limit terbatas," kata Charles.

Kegiatan ibadah Minggu Paskah hari ini di Gereja Santo Andreas terbagi ke dalam dua sesi, sesi pagi jam 08.30 WIB dan sore 16.30 WIB. Pihak gereja juga mengadakan ibadah secara virtual bagi para jemaat yang tidak bisa hadir secara langsung ke gereja. Ibadah virtual sendiri hanya diadakan pada sesi pagi pukul 09.30 WIB, namun ditiadakan di sesi sore.

"Ada online, tapi kita tetap mensyukuri di tengah pandemi ini minimal hadir untuk bisa hadir mensyukuri perayaan ini. Cuma ada pagi jam 08.30, yang sore tidak ada," ujar Charles.

Jemaat yang hadir harus melalui pengecekan barcode. Bagi para jemaat yang tidak menunjukkan barcode tidak diperkenankan masuk ke area gereja. Setelahnya jemaat diminta untuk mencuci tangan dan dilakukan pengecekan suhu.

Lihat Video: Perayaan Paskah, Mahasiswa Islam di Ciamis Bagikan Bunga ke Jemaat Gereja

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)