ADVERTISEMENT

Polri Amankan 50 Orang Lebih Terduga Teroris di Makassar-Jawa Timur

Kadel Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 20:47 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tinjau Piala Menpora
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: dok Kemenpora)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya sudah menangkap 50 orang lebih terduga teroris. Penangkapan itu terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Makassar hingga Jawa Timur.

"Jadi sampai saat ini total kurang lebih dari rangkaian Jakarta, Makassar, Jawa Timur, Yogya ada kurang lebih 55 sampai 60 orang sudah kita amankan," kata Listyo Sigit, di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Sabtu (3/4/2021).

Sigit menyebut 30 orang yang ditangkap berkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Katedral, Makassar. Sementara untuk pelaku penyerang Mabes Polri, Zakiah Aini, masih dinyatakan satu orang.

"Untuk di Makassar sudah lebih dari 30 kita amankan. Kemudian untuk di Mabes Polri untuk sampai saat ini masih satu orang saja, one wolf. Sementara kita juga melaksanakan beberapa pengembangan di Jawa Timur kemudian di Yogya," ujarnya.

Sedangkan selebihnya kata Listyo Sigit, merupakan hasil dari pemantauan polri. Sigit mengungkap para terduga teroris itu berasal dari berbagai macam kelompok.

"Ini ada beberapa kelompok yang memang kita amankan yang memang sudah kita pantau, ini adalah kelompok-kelompok dari Jamaah tertentu yang tentunya harus kita awasi dan lakukan langkah-langkah penindakan," tuturnya.

Lebih lanjut Sigit berharap dengan ditangkapnya puluhan terduga teroris itu, pelaksanaan rangkaian ibadah ke depan dapat berjalan lancar. Dia memastikan polisi akan terus melakukan langkah-langkah pengamanan.

"Harapan kita dalam beberapa hari ke depan, kita bisa terus melakukan langkah-langkah di lapangan dalam rangka melaksanakan rangkaian pengamanan, sehingga seluruh perayaan ibadah bisa berjalan aman dan lancar," imbuhnya.

Simak juga video 'BIN Sebut Teror Lone Wolf Hanya Bisa Dicegah Oleh Keluarga':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT