Kabupaten Bima dan Dompu Dikepung Banjir, Ribuan Orang Terdampak

Faruk - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 10:45 WIB
Hujan intensitas tinggi menyebabkan banjir di wilayah Bima NTB, ribuan warga terdampak (dok Istimewa)
Hujan intensitas tinggi menyebabkan banjir di wilayah Bima NTB, ribuan warga terdampak. (dok Istimewa)
Dompu -

Banjir melanda dua kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. Ribuan kepala keluarga (KK) terdampak.

Banjir disebabkan curah hujan yang tinggi. Hujan deras yang mengguyur dua wilayah sejak Jumat (2/4) dini hari. Banjir mulai memasuki permukiman warga sejak Jumat sore.

"Pada hari Jumat, 2 April, terjadi banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu," tulis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB dalam akun Twitter-nya seperti yang dilihat detikcom, Sabtu (3/4/2021).

Banjir menerjang 12 desa di Kabupaten Bima yang tersebar di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Bolo, Kecamatan Madapangga, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Monta. Sedangkan di Kabupaten Dompu, hanya satu desa di Kecamatan Hu'u yang dilanda banjir.

"Banjir rata-rata setinggi lutut hingga paha orang dewasa," tulisnya.

Informasi yang dihimpun detikcom, hingga kini banjir di wilayah tersebut sudah berangsur surut. Sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumah untuk membersihkan sisa material banjir. Sebagian lagi masih bertahan di tempat pengungsian.

Selain menggenangi rumah warga, banjir dikabarkan menghanyutkan ternak, kendaraan, serta persawahan warga. Belum diketahui pasti kerugian yang dialami akibat banjir ini.

Sementara itu, pemerintah daerah di dua wilayah tersebut telah memberikan bantuan awal berupa nasi siap saji, terpal, dan pakaian hangat.

"Terhadap musibah ini, Gubernur NTB memerintahkan BPBD Provinsi NTB, Dinas Sosial Provinsi NTB, serta instansi lainnya bersama kabupaten/kota terus intens berkoordinasi di lapangan, melakukan assessment serta bantuan darurat dan logistik akan segera dikirim untuk warga terdampak banjir di Bima dan Dompu," katanya.

Sementara itu, di Bima terjadi banjir bandang hingga longsor. Akibat peristiwa ini, sejumlah fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) ikut terdampak.

Hujan turun dengan intensitas sedang dan tinggi selama 9 jam lamanya mengguyur seluruh wilayah Kabupaten Bima hingga sekitar pukul 15.00 Wita mengakibatkan banjir bandang, yang menggenangi lahan persawahan, permukiman, dan fasum-fasos," kata Kalak BPBD Kabupaten Bima, Bambang.

Berikut ini wilayah dan jumlah warga di Bima yang terdampak banjir:

Kecamatan Madapangga
1. Desa Campa 253 KK 771 Jiwa
2. Desa woro 302 KK 906 Jiwa
3. Desa Tonda 451kk 1.353 jiwa
4. Desa Dena 296 KK 981 jiwa
5. Desa ncandi 112 KK 318 Jiwa
6. Desa Rade 258 KK 1.032 Jiwa

Kecamatan Bolo
1. Desa Tambe 285 KK 895 Jiwa
2. Desa Rasabou 193 KK 587 jiwa
3. Desa Leu 176 KK 536 Jiwa
4. Desa Bontokape 97 KK 301 Jiwa
5. Desa Nggembe 221 KK 613 jiwa
6. Desa Kananga 305 KK 927 Jiwa
7. Desa Rato 248 KK 753 Jiwa
8. Desa Timu 237 KK 691 Jiwa

Kecamatan Woha
1. Desa Naru 1005 KK 3.015 Jiwa
2. Desa Nisa 605 KK 2.000 Jiwa
3. Desa Rabakodo 334 KK 1.000 Jiwa
4. Desa Tenga 167 KK 500 Jiwa
5. Desa Tente 154 KK 500 Jiwa
6. Desa Waduwani 67 KK 200 Jiwa
7. Desa talabiu 504 KK 1.500 Jiwa
8. Desa pena Pali 235 KK 705 Jiwa
9. Desa Donggo Bolo 102 KK 305 Jiwa

Kecamatan Monta
1. Desa Baralau 135 KK 397 Jiwa
2. Desa Simpasai 152 KK 471 jiwa
3. Desa Sie 173 KK 518 Jiwa
4. Desa Sakuru 134 KK 410 Jiwa
5. Desa Pela 87 KK 253 Jiwa
6. Desa Tangga 207 KK 609 Jiwa
7. Desa Monta 103 KK 315 Jiwa

Simak juga 'Banjir Bandang di Kertasari Bandung, 7 Rumah Rusak':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)