ADVERTISEMENT

Round-up

Makna di Balik Anies Bicara Presiden Dulunya Gubernur Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 02 Apr 2021 22:27 WIB
Presiden Jokowi bersama Anies Baswedan
Foto: Presiden Jokowi bersama Anies Baswedan. (Andika Prasetia/detikcom).
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dulunya merupakan Gubernur Jakarta. Hal ini disampaikan Anies saat berbicara terkait persoalan mengurus stasiun yang ada di Jakarta.

Mulanya Anies mengaku bersyukur saat ini Pemprov DKI bisa ikut mengurus persoalan stasiun yang ada di Jakarta. Dia lantas mengucapkan terima kasih kepada Jokowi dan menyinggung Jokowi yang dulunya menjabat sebagai Gubernur DKI.

"Lalu kami matur ke Pak Presiden, kalau kita mau transportasi tapi nggak punya kewenangan, itu akan sulit. Minta supaya stasiun di Jakarta dikelola oleh DKI. Untungnya, Presiden mantan Gubernur DKI," kata Anies dalam acara penandatanganan kesepakatan bersama PT Transportasi Jakarta dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia tentang Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi yang disiarkan secara virtual, Kamis (1/4/2021).

Anies bercerita sulitnya menata transportasi berbasis rel karena tak memiliki kewenangan. Anies kemudian meminta agar Pemprov DKI diberi kewenangan untuk ikut mengelola stasiun yang ada di Ibu Kota.

Akhirnya, kata Anies, Jokowi memberi lampu hijau untuk mengurus persoalan stasiun bersama PT KAI. Jokowi, kata Anies, juga pernah merasakan susahnya mengatur stasiun di Ibu Kota.

"Jadi, ketika beliau dengar langsung, 'Iya saya juga dulu pusing ngurusin pintu stasiun'. Karena pintu stasiun yang ngurusin stasiun, kemacetannya yang ngurusin DKI," ucapnya.

"Alhamdulillah kemudian pengelolaan stasiun di Jakarta diserahkan kepada DKI sekarang," lanjutnya.

Bagaimana makna perkataan Anies? simak halaman selanjutnya



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT