detikcom Do Your Magic

2 Bulan LEZ, Simpang Kemukus Kota Tua Masih Sering Macet Ketika Ditutup

Afzal Nur Iman - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 12:24 WIB
Kondisi LEZ Kota Tua Jakarta di Simpang Jl Kemukus, Kamis (1/4).
Foto: Afzal Nur Iman/detikcom
Jakarta -

Simpang Kemukus, kawasan Kota Tua Jakarta, merupakan salah satu jalan yang kerap macet ketika aksesnya ditutup untuk program kawasan rendah emisi (low emission zone/LEZ). Namun, saat Jalan Kemukus dibuka, kepadatan akan segera terurai.

Salah seorang warga sekitar, Mukhlis, menerangkan masih saja ada pengendara yang memaksa masuk ke area Kota Tua. Seperti dari Kampung Bandan yang seharusnya tidak boleh masuk ke Jl Kemukus. Tapi masih ada kendaraan yang terlihat berjalan menuju Jl Kemukus ketika jalan tersebut dibuka.

"Itu saja, ini mobil masuk jalur ini (dari Kampung Bandan menuju Jl Kemukus), ini jalur yang benar dari sana, orang malah ke sini (Jl Kemukus)," ujar Mukhlis, Kamis (1/4/2021).

Padahal akses menuju jalan tersebut merupakan jalan yang hanya diperuntukkan bagi kendaraan dari Jl Kunir menuju Jl Kampung Bandan. Akibatnya, kendaraan harus bergantian menuju jalan tersebut.

Karena tingginya volume kendaraan, kawasan simpang Jl Kemukus sering macet jika Jl Kemukus ditutup. Padahal penerapan LEZ sudah berlangsung selama dua bulan.

"Karena ditutup semua, pasti macet," ujarnya.

Mukhlis juga mengatakan, meski program LEZ sudah dua bulan berjalan, masih ada saja orang yang bingung ketika jalan tersebut ditutup. Menurut dia, itu yang menjadi alasan kendaraan memaksa masuk ke jalur yang tidak semestinya.

"Kita bilang, jalan ditutup alternatifnya nggak ada, hanya menutup saja di sini, seharusnya ada jalan lain, ini ditutup arahnya ke sana, ini nggak, nggak ada yang mengarahkan," sambungnya.

Kini kondisi di Simpang Kemukus terlihat lancar. Akses menuju Simpang Kemukus mulai dibuka sekitar pukul 11.30 WIB. Terlihat ada juga kendaraan dari arah Jl Kampung Bandan yang melaju menuju Jl Kemukus. Hal tersebut membuat kendaraan sesekali tersendat.

Sebelumnya, Kadis Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, mulai 8 Februari 2021, kawasan rendah emisi atau low emission zone (LEZ) mulai diberlakukan di kawasan Kota Tua. Kendaraan pribadi, angkutan barang, dan angkutan umum non-TJ tidak diperkenankan melintasi ruas jalan LEZ.

(aik/aik)