Ketua Majelis Sidang Ahok-Eks Jamintel Masuk Bursa Calon Hakim Agung

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 18:17 WIB
Gedung Mahkamah Agung, Jakarta
Ilustrasi Mahkamah Agung (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Bursa calon hakim agung 2021 dipenuhi nama-nama yang malang melintang di dunia peradilan. Dari 116 nama yang lolos, terdapat nama-nama yang kerap menghiasi media massa, seperti pengadil Ahok, Dwiarso Budi Santiarto, hingga mantan Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) Jan Maringka.

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial (KY) Siti Nurdjanah menyebut, dari 149 orang pendaftar, KY menerima 129 berkas. Selanjutnya, berkas-berkas tersebut diteliti kelengkapannya apakah telah sesuai dengan persyaratan administrasi.

"Calon yang tidak melengkapi berkas otomatis gugur. Demikian pula yang berkasnya lengkap tetapi tidak memenuhi persyaratan, maka tidak lolos seleksi administrasi. Berdasarkan rapat pleno anggota KY pada Selasa, 30 Maret 2021, KY menyatakan 116 orang lolos administrasi seleksi calon hakim agung," jelas Siti Nurdjanah saat konferensi pers secara daring, Rabu (31/3/2021).

Dia menjelaskan, 116 orang yang lulus seleksi administrasi itu terdiri atas 75 orang dari jalur karier dan 41 orang jalur dari jalur nonkarier. Nurdjanah melanjutkan, berdasarkan kamar yang dipilih, ada 36 orang memilih Kamar Perdata, 73 orang memilih Kamar Pidana, 4 orang memilih Kamar Tata Usaha Negara, khusus pajak, dan 3 orang memilih Kamar Militer. Berdasarkan pendidikan, 44 orang bergelar magister dan 72 orang bergelar doktor.

"Para CHA tersebut didominasi laki-laki sebanyak 96 orang dan 20 orang adalah perempuan," ujar Nurdjanah.

Berikut sebagian dari 116 nama hakim agung:

1. Dwiarso Budi Santiarto. Saat ini Dwiarso adalah Kepala Badan Pengawasan MA yang bertugas mengawasi kode etik hakim dan pegawai seluruh Indonesia. Nama Dwiarso dikenal publik saat menjadi Ketua PN Jakut dan menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

2. Jan Samuel Maringka. Jan saat ini adalah Staf Ahli Kejaksaan Agung. Sebelumnya, Jan adalah Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen Kejaksaan Agung dengan program yang dikenal publik Tangkap Buron alias (Tabur). Program ini sukses dan mencetak sejarah di dunia Adyaksa.

3. Ketua Pengadilan Tinggi Kendari Achmad Setyo Pudjoharsoyo. Setyo dikenal publik saat membebaskan terdakwa PNS penyelundup BBM ke Singapura senilai Rp 1,2 triliun, Niwen. Setyo juga pernah menjadi Sekretaris MA.

Selanjutnya
Halaman
1 2